Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dana Rp 430 Miliar Disebar untuk Seluruh Desa di Pati

MURIANEWS.com, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mendapatkan kucuran dana mencapai setengah triliun rupiah dari pemerintah pusat. Dari dana sebesar itu, paling banyak dialokasikan untuk Dana Desa.

Dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020, Pemkab Pati mendapat kucuran dana sebesar Rp 549,714 miliar.

Dari jumlah itu yang dialokasikan untuk Dana Desa mencapai Rp 430,714 miliar. Sementara sisanya sebesar Rp 119 miliar difungsikan sebagai dana alokasi khusus (DAK).

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pati Mulya Slamet mengatakan, DIPA tersebut akan difokuskan untuk mendorong pelaksanaan prioritas pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan secara efisien dan efektif. Sehingga peruntukan dana tersebut dapat tepat sasaran.

“Seperti pembangunan sumber daya manusia (SDM), penguatan program perlindungan sosial dan akselerasi pembangunan insfrastruktur,” katanya usai penyerahan DIPA kepada Bupati Pati Haryanto di aula KPPN Pati, Kamis (28/11/2019).

Anggaran tersebut nanti juga untuk penyelenggaraan birokrasi yang efisien dalam melayani dan bebas korupsi. Penting juga untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

“Untuk transfer DIPA nati akan kami salurkan pada Januari tahun depan,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar Pemkab Pati mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menyampaikan laporan DIPA 2019. Maksimal sampai pada 16 Desember 2019 mendatang.

Sementara Bupati Haryanto mengatakan, khusus pengelolaan penggunaan Dana Desa masih mengacu pada regulasi yang sama, yakni untuk infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan kesehatan.

“Untuk insfrastruktur yang saya tekankan pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan dan kesehatan termasuk penanggulangan stunting,” terangnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...