Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pendaftar CPNS di Pati Capai 7.567 Orang, Formasi Disabilitas Tak Ada Pelamar

0 245

MURIANEWS.com, Pati – Jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Pati tercatat sebanyak 7.567 orang. Mereka akan berebut kuota yang hanya 494 formasi. Kebanyakan pendaftar mengincar formasi tenaga pendidikan.

Hanya saja, untuk formasi khusus disabilitas hingga saat ini masih kosong. Padahal Kabupaten Pati membuka 10 formasi untuk disabilitas. Yakni untuk posisi guru kelas sekolah dasar (SD).

“Memang ada 10 formasi tapi dari disabilitas belum ada yang pelamar,” ujar Rizki Hermanu Kabid Formasi dan Jabatan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati, Kamis (28/11/2019).

Dia menyebut, data rekapitulasi pelamar CPNS Pemkab Pati, pendaftar terbanyak ada pada tenaga pendidikan. Dari jumlah formasi yang tersedia, yakni sebanyak 328 formasi tercatat telah ada 5.493 orang yang mendaftarkan dirinya.

“Jumlah itu yang paling banyak ada pada guru kelas. Dari 239 formasi ada sebanyak 2.085 orang yang yang mendaftarkan diri,” katanya.

Dari tenaga pendidikan, yang terbanyak lainnya adalah dari formasi guru bahasa Inggris. Ada empat formasi yang ditawarkan, tetapi yang mendaftar ada sebanyak 568 orang.

Disusul kemudian untuk tenaga kesehatan dari 165 formasi, ada sebanyak 2.008 orang yang sudah mendaftar. Terbanyak ada pada formasi bidan. Dari 21 lowongan yang tersedia tercatat sudah ada 814 orang yang mendaftar.

“Yang banyak lainnya ada pada perawat sebanyak 431 pendaftar bersaing untuk mendapatkan 16 formasi yang tersedia,” terangnya.

Sementara untuk tenaga tekhnis dari satu formasi yang tersedia, sekarang sudah ada 66 orang yang mendaftar.

Setelah proses penutupan pendaftaran online, pihaknya kini tengah memfokuskan pada proses verifikasi berkas para peserta. Dalam tahap verifikasi itu dilakukan pengecekan berkas tahapan awal dari para peserta yang telah mengunggah secara online.

BKPP telah menyiapkan 13 verifikator dan tujuh supervisi internal. Sehingga dengan jumlah itu diharapkan bisa meminimalisir terjadinya kesalahan.

“Dari pemeriksaan sementara yang kami lakukan ada sebanyak 2.953 berkas. Dari jumlah itu, ternyata sudah ada 426 orang yang tidak memenuhi syarat,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.