Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Brebes Jerat Leher Tukang Gadai Mobil Pakai Kabel, Mayat Dibuang ke Sungai

MURIANEWS.com, Purwokerto – Seorang pria berinisial HY (36), warga Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, dibekuk jajaran Reskrim Polresta Banyumas. Ia diketahui telah melakukan pembunuhan berencana terhadap seorang tukang gadai mobil secara sadis.

Korbannya yakni Puji Marseno (27), warga Kabupaten Purbalingga, yang tinggal di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Korban dibunuh dengan cara dicekik pakai kabel hingga tak bernyawa, kemudian mayatnya dibuang.

Tubuh korban ditemukan warga di bawah Sungai Mbawang, Grumbul Karangpundung, Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (23/11/2019).  Penemuan mayat itu pun langsung dilaporkan warga, dan polisi bertindak cepat melakukan penyelidikan.

Wakapolresta Banyumas Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, dalam waktu tiga hari pelaku berhasil ditangkap.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku melakukan pembunuhan pada Jumat (23/11/2019) malam dan mayat korban baru dibuang pada keesokan harinya.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui jika pelaku menggadaikan mobil kepada korban. Padahal mobil yang digadaikan itu merupakan mobil rental.

Pelaku kebingunan karena pemilik mobil terus mendesaknya untuk segera mengembalikan mobil yang dipinjamnya tersebut.

” Motifnya pelaku membunuh karena ingin mengambil mobil yang digadaikan. Sementara ia belum punya uang untuk menebus,” katanya dalam jumpa pers di Mapolresta Banyumas, Kamis (28/11/2019).

Diceritakan, pelaku sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korbannya. Awalnya, pelaku mendatangi rumah korban untuk mengambil mobil yang digadaikan sebesar Rp 25 juta itu.

Namun karena pelaku baru membayar Rp 2 juta, istri korban melarang pelaku membawa mobil itu. Pelaku kemudian beralasan hanya meminjam karena membutuhkan untuk keperluan keluarga.

Istri korban pun menyetujui, dengan syarat suaminya harus ikut. Akhirnya pelaku setuju dan keduanya berangkat dengan korban yang menyetir.

Di tengah perjalanan, pelaku yang awalnya duduk di samping korban tiba-tiba pindah ke bangku tengah. Ia langsung mengeluarkan kabel audio yang telah disiapkan, dan menjeratkan ke leher korban hingga lemas.

Setalah korban tak berdaya, tubuhnya dipindah ke kursi belakang dan tubuh korban kemudian di buang di bawah jembatan sungai.

Saat ditanya wartawan HY mengaku telah membunuh. Ia beralasan karena panik terus didesak rental untuk mengembalikan mobil yang dipinjamnya.

”Padahal mobil itu saya gadaikan Rp 25 juta. Saya panik. Jadi saya bunuh agar bisa ambil mobil itu dan saya kembalikan ke rental,” akunya.

Kini HY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tak hanya itu, ia juga terancam hukuman mati atau penjara 20 tahun, karena diduga telah melakukan pembunuhan secaa berencana.

Polisi menyiapkan pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana subsider Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 ayat 3 KUHP untuk menjerat pelaku.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...