Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Keren, SMP di Kudus Ini Gunakan Smartphone untuk Ujian Sekolah

MURIANEWS.com, Kudus –Pemanfaatan smartphone dalam bidang pendidikan, kian hari mulai dimaksimalkan perannya. Terutama untuk menunjang pendidikan di era 4.0. Salah satunya adalah dengan memanfaatkannya untuk menggelar ujian sekolah yang dinamakan Handphone Base Test (HBT).

Satu sekolah jenjang pertama yang menerapkan HBT di Kudus adalah dari SMPN 1 Kudus. Sejak Selasa (26/11/2019) kemarin, para siswa-siswi di SMP tersebut terus berkutat dengan gawainya saat mengerjakan soal-soal yang dibuat oleh gurunya.

Waka Kurikulum SMPN 1 Kudus Suyatno mengatakan, penggunaan HBT dalam UAS adalah upaya sekolah untuk menyesuaikan arahan menteri pendidikan. Selain itu, HBT juga diharapkan bisa menjadi percontohan untuk sekolah sederajat lainnya.

“Ini salah satu bentuk inovasi dalam bidang pendidikan,” ucapnya ketika dijumpai awak media, Rabu (27/11/2019) pagi.

Walau demikian, ada proses panjang sebelum HBT ini dipakai kelas tujuh hingga sembilan untuk ujian sekolah 2019. Trial dan eror pun kerap kali terjadi saat simulasi HBT dilakukan pada anak-anak didiknya.

“Untuk simulasi sendiri kami sudah melakukan kurang lebih sebanyak sepuluh kali,” katanya.

Terkait kendala, Suyanto mengatakan jika masing-masing smartphone akan memiliki masalah yang berbeda. Apabila smartphone dari murid berisi game-game dengan kapasitas berat, maka akan sedikit sulit untuk membuka aplikasi soal dalam satu localnet.

“Karena itulah anak-anak mau tidak mau harus menghapus game-game ini untuk mengerjakan UAS terlebih dulu,” jelasnya.

Jenis sistem operasi pada smartphone juga jadi kendala. Smartphone dengan sistem operasi Mac pada Iphone tidak kompeten ataupun tidak cocok untuk mengakses acces point laman ujian sekolah tersebut. “Untuk saat ini SO android yang kompeten, oleh karena itu kami menyediakan lab komputer bagi yang hapenya tidak kompeten,” katanya.

Untuk prosedur, pasca masuk aplikasi yang diakses melalui localnet dengan menggunakan nomor absen dan nis, siswa kemudian akan menerima soal yang dikerjakan oleh gurunya. Setelah sebelumnya tim publish mengupload soal ke aplikasi atau acces point di localnet.

“Kemudian siswa bisa mengerjakan soal-soal dengan cara memilih pilihan ganda,” katanya.

Pihaknya pun berharap dengan adanya HBT ini, pendidikan di Kabupaten Kudus ini bisa semakin maju. Pihaknya pun dengan senang hati apabila ada sekolah sederajat yang ingin berbagi informasi mengenai penggunaan HBT ini.

“Semua demi kemajuan pendidikan, walaupun kecil pengaruhnya, jika dilaksanakan bersama-sama akan jadi besar manfaatnya,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...