Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Guru Zaman Kekinian Dinilai Dilanda Krisis Keteladanan

MURIANEWS.com, Pati – Rangkaian peringatan Hari Guru Nasional, banyak digelar di berbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Pati, Senin (25/11/2019). Mulai dari upacara hingga rentetan penghargaan bagi para guru berprestasi.

Salah satu guru yang sudah mengabdikan dirinya selama 32 tahun mengajar di lembaga pendidikan, Abdul Majid mengutarakan keprihatinanya terhadap sikap guru saat ini.

Ia menyebut, guru saat ini tengah terjadi krisis keteladanan. Bahwa guru tidak hanya bertugas untuk mentrasfer ilmu pengetahuan, tetapi juga transfer keteladanan.

“Kenyataan yang terjadi saat ini, ada banyak guru yang mengejar materi, mengejar honor banyak, tetapi tugasnya untuk mentransfer ilmu dan sikap hampir terlupakan,” kata guru Madrasah Aliyah (MA) NU Luthful Ulum Pasucen, Senin (25/11/2019).

Dia menilai, ada perbedaan tajam antara guru zaman dulu dan saat ini. Guru zaman dulu dalam mengajar selalu didasari dengan keikhlasan. Mereka tidak pernah berpikir akan mendapatkan honor atau tidak. Yang penting adalah mengajar.

“Sedangkan guru saat ini, dasar keikhlasan hanyalah sedikit. Mereka mengejar banyak jam agar honornya juga banyak. Kemudian ikut sertifikasi dan lain sebagainya. Sehingga hanya materi yang dikejar,” ujarnya.

Keikhlasan guru dalam mengajar itulah yang banyak melahirkan generasi sukses dan bijaksana. Siswa juga tidak ada yang berani membantah kepada guru, selalu berbakti kepada guru dan memegang teguh apa nasehat guru.

“Itu karena guru juga memikirkan dan mendoakan agar siswanya lebih baik. Bahkan guru zaman dulu itu sering tirakat untuk siswanya,” terangnya.

Sekarang, lanjutnya, banyak siswa yang berani bahkan menganiaya gurunya. Banyak siswa yang mempermalukan guru hingga terjadi pertikaian. Sebaliknya, banyak juga kasus guru yang mencabuli siswanya.

“Inilah realitas guru saat ini. Maka dari itu, guru jangan hanya sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mentransfer keteladanan, sikap dan etika kepada siswa,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...