Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus OTT Bupati Kudus

Penyidikan Rampung, Bupati Tamzil dan Stafnya Segera Diadili

0 615

MURIANEWS.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah merampungkan proses penyidikan terhadap Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil atas kasus dugaan jual beli jabatan di Pemkab Kudus. Berkas penyidikan, barang bukti dan tersangka atas kasus ini pun telah dilimpahkan untuk tahap penuntutan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan mengatakan, proses pelimpahan dilakukan Jumat (22/11/2019). Hal ini seiring dengan berakhirnya masa penahanan terhadap Tamzil.

Selain Tamzil, KPK juga melimpahkan satu tersangka lagi yakni Agus Soeranto (Agus Kroto) yang merupakan Staf Khusus Bupati Kudus, atas kasus yang sama. Keduanya nantinya akan menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.

“Telah dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka ke tahap dua untuk tersangka dugaan suap terkait pengisian perangkat daerah di Pemkab Kudus tahun 2019. Yakni MTZ (Muhammad Tamzil) dan ATO (Agus Soeranto),” katanya.

Ia memastikan, berkas penyidikan kedua tersangka telah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan kedua tersangka ke tahap penuntutan atau tahap dua.

Febri menyebut, setelah proses pelimpahan ini, Jaksa Penuntut memiliki waktu maksimal 14 hari untuk menyusun dakwaan terhadap Tamzil dan Agus Kroto. Setelahnya, berkas dakwaan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang untuk disidangkan.

“Proses persidangan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Semarang,” ujarnya.

Febri menjelaskan dalam proses penyidikan kasus ini, KPK sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap  85 saksi dari berbagai unsur atau latar belakang  profesi.

Di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kudus, hingga sejunlah pihak swasta lainnya.

Selain Tamzil dan Agus Kroto, dalam kasus ini KPK juga menangkap Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Shofian, yang diduga sebagai penyuap Tamzil.

Baca: Terdakwa Penyuap Bupati Kudus Menangis Ingat Biaya Kuliah Anak untuk Nyuap

Persidangan Akhmad Shofian telah lebih dulu berlangsung di Pengadilan Tipikor Semarang. Pihak JPU juga telah membacakan tuntutan yakni hukuman penjara tiga tahun. KPK juga menolak permintaan Akhmad Shofian sebagai justice collaborator.

Sidang untuk Akhmad Shofian akan dilanjutkan pada 2 Desember 2019 dengan agenda pembacaan nota pembelaan.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.