Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

55 Atlet Masuk Karantina PB Djarum, Dua di Antaranya dari Pati dan Kudus

0 353

MURIANEWS.com, Kudus – Sebanyak 55 atlet belia dari seluruh penjuru Indonesia  bakal melakoni fase karantina Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019. Hasil itu didapat setelah mereka berhasil melaju ke babak eliminasi IV yang berakhir, Jumat (22/11/2019).

Di hasil tersebut, eks-Karisidenan Pati sendiri berhasil menyumbangkan dua atlet mudanya. Yakni pada U11 Putri, Dewi Rahmah Maulinda (Kabupaten Pati – Jawa Tengah) dan satu U11 Putra, Bayu Satriawardana Salim Putra (Kabupaten Kudus – Jawa Tengah)

Manager Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, tahap Karantina bakal digelar selama sepekan hingga Jumat (29/11/2019) pekan depan tersebut. Selama masa itu, karantina bakal dilaksanakan di dua asrama PB Djarum, ykni di Asrama Jati dan Asrama Kaliputu.

Tahap Karantina, merupakan kesempatan bagi para atlet muda untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Pemaksimalan berbagai fasilitas olahraga untuk meningkatkan performa pun sangat diharapkan.

Fung menambahkan, selama tahap karantina akan banyak pertandingan digelar. Penilaian pun meningkat tidak hanya dari hasil pertandingan saja. Melainkan kelebihan teknik yang dimiliki para atlet.

“Tentunya kami akan mengobservasi sedetail mungkin bagaiamana perikembangan si anak,” katanya.

Melalui Tahap Karantina juga, lanjut Fung, para pelatih akan lebih punya waktu untuk semakin selektif dalam memilih atlet-atlet yang akan dibinanya kelak. Tentunya dengan menerapkan konsep latihan sesuai standart klub.

“Saya menugaskan masing-masing pelatih untuk menentukan pilihan dan memikul tanggungjawab dalam membina atlet-atlet hasil Audisi Umum pada tahun ini,” lanjutnya.

Pasca karantina, lanjut Fung, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang mendapat Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan klub asal Kota Kretek tersebut. Sedang para peserta yang tereliminasi maupun tidak terpilih diharapkan tidak patah arang dan berlatih lebih keras lagi.

“Jangan berkecil hati, berlatihlah terus lebih baik lagi,” lanjutnya.

Sedang untuk atlet yang lolos, Fung berpesan agar bisa memaksimalkan segudang fasilitas yang diterima para peraih Beasiswa Bulutangkis tersebut. Fung berpesan agar siapapun yang nantinya bergabung di PB Djarum untuk tidak berbesar hati.

“Lolos Audisi Umum merupakan langkah awal menuju tangga juara, Justru di fase ini mereka harus berlatih keras membuktikan kemampuan mereka, karena kami memiliki sistem evaluasi yang ketat bagi seluruh atlet,” tandas Fung.

Seperti diketahui, Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum kembali dihelat di Kota Kretek, Minggu (17/11/2019) hingga Selasa (19/11/2019). Setelah sebelumnya audisi beasiswa bulutangkis digelar di empat kota lainnya, yakni Bandung, Purwokerto, Surabaya, dan Solo Raya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.