Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiga Bulan Tak Siaran, 4 Radio di Jateng Direkomandasikan Dicabut Izinnya

0 515

MURIANEWS.com, Semarang – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah merekomendasikan empat lembaga penyiaran radio di provinsi ini untuk dicabut izin penyelenggaraan penyiaran (IPP). Rekomendasi ini muncul, lantaran itu keempat radio itu terbukti tidak melakukan siaran selama tiga bulan terakhir.

Koordinator Perizinan KPID Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengatakan, empat radio itu yakni Radio Maliu, Banjar Radio, dan Radio SBP, ketiganya bersiaran di Banjarnegara sedangkan Radio Van Java di Batang.

Ia menyebut, rekomendasi pencabutan izin ini telah dikirimkan KPID Jawa Tengah ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

”Surat rekomendasi berupa permohonan pencabutan IPP kepada Menkominfo kami kirim Rabu (20/11/2019). Harapannya, Pak Menteri segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” katanya.

Ia menyebut, sanksi tersebut diberitakan setelah KPID Jateng mengundang empat lembaga penyiaran itu untuk diklarifikasi pada 11 November 2019 lalu. Hasil klarifikasi ke empatnya mengakui tidak bersiaran tiga bulan lebih, karena keterbatasan perangkat, SDM dan kendala teknik.

“Dalam klarifikasi LP tersebut tidak dapat menunjukkan bukti-bukti aktivitas siaran, berupa arsip rekaman siaran sebagaimana diatur dalam 45 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) dan Ayat (2) huruf g UU 32 Tahun 2002. Rekaman tersebut wajib ditunjukkan kepada KPI jika diminta sebagaimana diatur dalam Pasal 74 Ayat (2) Peraturan KPI tentang Standar Program Siaran,” terangnya.

Selain itu, alasan lain sebagai penguat rekom pencabutan izin adalah tidak bisa menunjukkan bukti penggunaan listrik melalui pembayaran rekening listrik atau pembelian token pulsa listrik. Pemakaian listrik itu menurutnya terkait langsung dengan aktif atau tidaknya pemancar untuk bersiaran.

Sementara itu, Koordinator Bidang Isi Siaran KPID Jateng Dini Inayati menyebut, penjatuhan sanksi ini sebagai upaya peringatan kepada lembaga penyiaran agar menaati regulasi.

“KPID Jateng akan terus mengawasi aktivitas LP sebagai penegakan regulasi guna mengangkat marwah penyiaran di provinsi ini,” tegasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.