Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan Anggota TNI, Polri, dan ASN di Kudus Dibekali Pendidikan Pancasila

0 89

MURIANEWS.com, Kudus – Puluhan anggota TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kudus dibekali pembinaan teritorial terpadu oleh Kodim 0722/Kudus di Makodim Kudus, Senin (18/11/2019).

Pembinaan tersebut dibuka langsung oleh Dandim Kudus Letkol Arm Irwansyah serta diisi oleh sejumlah narasumber. Mulai dari Kasi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan pada Kantor Kesbangpol Kudus Bambang Irianto dan Kepala Unit Keamanan Khusus Satintelkam Polres Kudus Ipda Subkhan.

Dalam materinya, Subhkan mengatakan, di era sekarang ini, banyak sekali kepentingan yang mengancam dan merongrong NKRI. Ironisnya, acaman tersebut tidak kasat mata. Di antaranya paham komunisme dan paham radikalisme.

“Kebanyakan di antaranya adalah berasal dari internet. Inilah yang dampak negatif IT,” ucapnya.

Walaupun tidak kasat mata, bahaya laten komunisme akan lebih mudah terdeteksi karena prinsipnya sangat jelas berbeda dengan prinsip ketuhanan. Lain halnya dengan paham radikal terorisme.

“Paham ini sulit terdeteksi karena disebarkan dengan menggunakan frekuensi yang sama dengan keyakinan kita,” katanya.

Ia mencontohkan, seseorang yang sedang bermasalah, kemudian datang ke kajian keagamaan, jika berada pada kajian yang salah akan lebih mudah dimasuki faham terorisme. Begitu juga yang belajar agama setengah-setengah.

“Padahal harapannya adalah menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” lanjutnya.

Untuk itu, ia berpesan apabila tengah mempelajari ilmu agama supaya bisa dituntaskan. Dengan harapan tidak ada kesalahpahaman komunikasi hingga menimbulkan sebuah perpecahan yang bisa saja mengancam Indonesia dan ideologinya.

Pihaknya juga mengimbau agar mewaspadai golongan-golongan yang dianggap memiliki paham-paham komunisme maupun radikalisme. “Bila ada, maka waspadalah,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.