Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tersambar Kereta, Tubuh Remaja di Kebumen Terpental 24 Meter

0 497

MURIANEWS.com, Kebumen – Seorang remaja bernama Bagas Rizqi (15) warga Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kebumen, tewas dalam kondisi mengenaskan karena tersambar kereta api. Bahkan tubuhnya terpental hingga 24,5 meter dan sepeda motor yang dikendarainya hancur.

Peristiwa ini terjadi perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Selang, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. Saat itu, korban yang menegndarai Yamaha Jupiter nopol AA 3052 LJ, tengah melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu. Pada saat bersamaan, melaju Kereta Api Lodaya jurusan Bandung-Solo.

Diduga korban tak mengetahui datanganya kereta api itu. Sehingga tetap nekat menyeberang rel, hingga kecelakaan tak terhindarkan.

“Informasi yang kami terima, karena korban kurang hati-hati tidak melihat kiri kanan saat ia akan menyebrang,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, Senin (18/11/2019).

Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, sebelum kejadian masinis kereta telah membunyikan sembonyan 35 atau klakson untuk memberi peringatan. Namun korban tak mengindahkan peringatan itu, dan tetap menyeberang rel.

Akibatnya, korban dan sepeda motornya langsung tertemper kereta yang melaju cukup kencang itu. Tubuh korban pun terpental hingga 24,5 meter, dan motornya ringsek.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh jajaran Polres Kebumen diketahui jika , korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala yang membuatnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban kemudian dikirim ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis, dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dengan banyaknya kejadian serupa, pihaknya mengimbau warga untuk hati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. Terutama di perlintasan yang tak dilengkapi palang pintu.

“Mari kita lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. Pastikan aman, baru kita menyebrang,” imbaunya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.