Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Merapi Meletus, Ganjar Imbau Warga Ikuti Instruksi Pemerintah

0 547

MURIANEWS.com, Magelang – Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah-DIY, Minggu (17/11/2019) kembali meletus. Kendati demikian status gunung berapi itu masih pada level II atau waspada.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, Merapi meletus pada pukul 10.46 WIB. Kolom letusan Merapi dilaporkan setinggi 1.000 meter dari puncak gunung dan mengarah ke barat.

Dua desa dikabarkan terdampak hujan abu tipis akibat letusan Merapi, yakni di Desa Sumber dan Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Meski begitu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memastikan letusan dan hujan abu tak mengganggu aktivitas warga. Bahkan even Borobudur Marathon 2019 yang digelar hari ini juga tak terganggu.

“Tidak mengganggu, over all tidak ada gangguan. Dari awal sampai akhir acara, tidak terasa adanya gangguan seperti hujan abu atau apapun,” kata Ganjar yang juga mengikuti acara tahunan itu.

Dalam even ini sebanyak 10.900 pelari dari 35 negara berhasil menyelesaikan lomba dengan tiga rute, yakni marathon 42 km, half marathon 21 km dan 10k.

Ia menyebut, selama pelaksanaan even tidak terjadi hujan abu ataupun gangguan lain. Meski dikabarkan asap mengarah ke Kabupaten Magelang, namun letusan Gunung Merapi tidak mengganggu even itu.

“Tidak mengganggu sama sekali, tapi saya merasa suasana agak panas. Entah karena cuaca atau karena Merapi,” tambah Ganjar.

Meski demikian, Ganjar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Ia meminta agar masyarakat selalu mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemerintah setempat.

“Jika nanti kondisinya meningkat, saya minta masyarakat untuk segera mengungsi. Keselamatan itu yang paling utama,” ujarnya.

Ia memastikan, BPBD telah diinstruksikan untuk siaga. Bahkan sudah sejak beberapa waktu lalu, karena dalam tahun ini Merapi sudah beberapa kali meletus.

Sebelumnya, Merapi beberapa kali meletus dan mengeluarkan asap tebal. Letusan sebelumnya terjadi Senin (14/10/2019) lalu dengan kolom asap setinggi 3000 meter dari puncak. Setelah itu, Merapi kembali mengalami letusan pada November 2019 dengan kolom asap setinggi 1.500 meter dari puncak.

Ganjar juga memerintahkan agar para relawan pengurangan bencana serta kelompok-kelompok masyarakat peduli bencana untuk terus bergerak melakukan sosialisasi. Masyarakat harus terus diedukasi mengenai pengurangan risiko bencana.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.