Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Bakal Lelang Proyek Pembangunan 2020 Sebelum Tahun Ini Berakhir

0 192

MURIANEWS.com, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat sebesar Rp 12 triliun. Lelang proyek akan digelar sebelum akhir tahun ini berakhir, sehingga di awal 2020 proyek pembangunan sudah bisa digelar.

Dengan kebijakan ini, maka diharapkan nantinya tak ada program pembangunan yang menumpuk di akhir tahun.

Bahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menargetkan pada Desember 2019 mendatang, lelang proyek pembangunan bisa dilakukan. Target ini bisa dikejar asalkan APBD Jateng sudah disahkan DPRD dan disetujui oleh Menteri Dalam Negeri.

“Desember insyaAllah siap lelang. Maka kalau APBD kita sudah (disetujui DPRD), segera kita kirimkan ke Kemendagri pekan depan. Kalau Kemendagri cepet langsung kita perintahkan untuk lelang,” kata Ganjar, Sabtu (16/11/2019).

Ganjar menyebut, perintah untuk mempercepat lelang ini telah diinstruksikan Presiden Jokowi ketika menyerahkan DIPA serta alokasi transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD), Kamis (14/11/2019).

Dalam instruksinya Jokowi menegaskan agar seluruh penerima segera melakukan lelang agar tidak ada penumpukan anggaran di akhir tahun.

“Pesannya adalah agar semua yang sudah di-send harus dipastikan deliver. Jadi sekarang DIPA sudah dikirim, kita memastikan dari daerah agar sudah deliver. Apa yang sudah disampaikan, berupa bantuan, rincian maupun lokasi program itu tinggal melakukan, mengeksekusi,” kata Ganjar.

Kepastian deliver yang pertama, menurut Ganjar adalah kepastian pelaksanaan lelang. Presiden menargetkan jika lelang dilakukan Desember tahun ini, maka proyek bakal bisa berjalan pada Januari atau Februari 2020.

Pada tahun 2019, Jateng mendapat kucuran dana DIPA dan TKDD sebesa Rp 69,349 miliar. Dana tersebut dibagi untuk Pemprov Jateng senilai Rp12,328 miliar dan sisanya untuk 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah.

Untuk tahun ini melonjak jadi Rp 12 triliun. Ganjar mengatakan dari total anggaran tersebut ada tiga sektor yang mendapat kucuran besar.

“Pendidikan selalu tinggi karena bos itu menyedot angka yang cukup tinggi. Kemarin juga saya lihat infrastruktur juga tinggi. Tiga tertinggi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” pungkasnya.(lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.