Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

511 Hektare Tanaman Padi di Jepara Puso Akibat Kekeringan

0 52

MURIANEWS.com, Jepara – Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Jepara dalam tahun ini berdampak di sektor pertanian. Kekurangan air, membuat ratusan hektare sawah akhirnya mengalami puso atau gagal panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, Achid Setiawan menyatakan, secara keseluruhan ada 511 hektare sawah yang mengalami puso pada tahun ini. Penyebabnya dikarenakan mengalami kekurangan air.

Dari seluruh wilayah, Kecamatan Kedung menjadi wilayah yang mengalami puso paling parah. Luasannya mencapai 257 hektare sawah. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk bisa membantu mengurangi beban hidup petani.

“Di wilayah Kedung, di beberapa desa para petani yang terdiri dari 11 kelompok, pada Musim Tanam II April sampai Mei telah menanam padi. Harapannya pada Agustus-September bisa panen. Tapi harapan ini tak terwujud lantaran tidak adanya ketersediaan air,” ujar Achid Setiawan, Jumat (15/11/2019).

DKPP Jepara sendiri menurutnya sudah berusaha melakukan usaha perlindungan terhadap nasib para petani. Salah satunya adalah mengajak para petani untuk mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Dengan hanya membayar premi Rp 36 ribu/hektare, para petani bisa mengambil klaim sampai Rpe6 Juta/hektare jika mengalami puso.

Selama ini, para petani yang mengalami puso, biasanya memilih bekerja di luar sektor pertanian. Misalnya menjadi buruh serabutan, kuli bangunan, tukang, nelayan dan lainnya. Mereka melakukannya sampai musim hujan datang dan bisa menggarap sawahnya kembali.

“Kami juga membuka program bantuan beras untuk para petani yang mengalami puso untuk wilayah Kedung. Ada 11 desa dengan 600 petani yang menggarap lahan seluas 275 hektar. Kami sampaikan bantuan beras 6 ton,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.