Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Air Sungai Berwarna di Jepara Dipastikan Tercemar Limbah Tekstil, IPAL Dibutuhkan

0 170

MURIANEWS.com, Jepara – Pencemaran di Sungai Nglendoh Bagus di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara yang membuat air sungai berubah-ubah warna dipastikan melebihi baku mutu yang diperkenankan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara sudah memastikan hal itu setelah melakukan uji laboratorium.

Kepala DLH Jepara, Farika Elida menyatakan, cemaran yang terjadi disebabkan karena limbah pewarna pakaian dari industri tenun Troso. Di kawasan Troso, usaha tenun memang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat.

Pihaknya mengaku sudah melaporkan hal ini ke Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi. Laporan ini kemudian mendapatkan respon dengan dilakukannya peninjauan ke lokasi oleh sejumlah pejabat Pemkab Jepara, termasuk Plt Bupati Jepara.

“Hasil uji labnya memang seperti itu. Cemarannya sudah melampaui baku mutu yang disyaratkan,” ujar Farika Elida, Jumat (15/11/2019).

Selanjutnya DLH Jepara akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Solusi untuk mengatasi hal ini memang harus dibangun IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Persoalannya menurut dia, adalah siapa yang akan membiayainya.

Baca: Air Berubah-ubah Warna, Sungai Nglendoh Jepara Diduga Tercemar Pewarna Tekstil

Jika harus dibiayai APBD Jepara, maka prosesnya menunggu pembahasan dari pihak berwenang. Namun jika para pengusaha dan perajin tenun Troso bisa berswadana,maka solusi yang diperlukan bisa segera diwujudkan.

“DLH Jepara yang jelas sudah melaporkan ke bupati Jepara. Nanti bagaimana langkah selanjutnya kami menunggu arahan dari beliau. Persoalan ini tentu bukan menjadi urusan DLH saja. Tapi sudah menyangkut ke pihak lain yang terkait,” ujarnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.