Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Siap-Siap! Peserta BPJS di Pati Nunggak Iuran Akan Didatangi ke Rumah

MURIANEWS.com, Pati – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Pati bakal mendatangi langsung peserta mandiri yang diketahui nunggak iuran lebih dari dua bulan. Mereka akan ditagih agar segera melakukan pembayaran.

Hal itu mengingat sampai saat ini, total tunggakan peserta mandiri khusus di Kabupaten Pati mencapai Rp 43 Miliar. Sementara jumlah pesertanya sendiri sebanyak 42.571 jiwa.

Kepala Kantor Cabang (KC) BPJS Kesehatan Kabupaten Pati Surmiyati mengatakan, yang diprioritaskan untuk dikunjungi adalah yang nunggaknya sudah dua tahun. Karena jumlahnya untuk di Pati sangat banyak.

“Kami sudah punya Kader JKN yang nanti datang langsung ke rumah peserta yang nunggak. Mereka (Kader JKN) akan mengingatkan agar segera melakukan pembayaran,” katanya, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri yang sudah tidak melakukan pembayaran iuran, maka secara otomatis kartunya akan dinonaktifkan. Sehingga, jika hendak berobat, kartu tersebut tidak bisa digunakan.

“Misalnya bulan ini tidak melakukan pembayaran, maka bulan depan kartunya sudah nonaktif. Kartu bisa aktif apabila peserta membayar tunggakan itu,” terangnya.

Jika tunggakan iuran sampai dengan lima tahun atau lebih, maka kartu bisa aktif jika tunggakan itu dibayar minimal yang dibayar adalah 24 bulan atau dua tahun.

Terkadang, lanjutnya, peserta tidak tahu bagaimana proses pembayaran BPJS itu dilakukan. Karena itu, kader JKN selain mengingatkan untuk membayar tunggakan, juga memberikan penjelasan terkait proses pembayaran.

“Fungsi JKN ini sebagai perlindungan. Kita tidak tahu kapan akan sakit. Tetapi kalau tiba-tiba sakit dan kepesertaannya ternyata nunggak, kan kartunya tidak bisa digunakan. Malah, kalau nanti rawat inap, peserta bisa kena denda sebanyak 2,5 persen dari total biaya perawatan,” jelasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...