Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sejak 1997 Penderita HIV/AIDS di Jepara Capai 1.135 Orang

0 149

MURIANEWS.com, Jepara – Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jepara sejak tahun 1997 terus meningkat. Memasuki Agustus 2019 ini, jumlahnya mencapai 1.135 orang, dan 921 di antaranya masih hidup.

Kabid P2P (Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit) pada DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) Jepara, dr Fachruddin, menyatakan penanganan HIV/AIDS memang terus dilakukan secara berlanjut sejak seseorang terdeteksi virus ini.

Dijelaskan, masalah HIV/AIDS seperti fenomena gunung es. Tingginya jumlah penderita di Jepara bisa disikapi dengan beberapa pendekatan. Dari sudut penanganan, banyaknya jumlah orang yang terdeteksi justru menjadi sebuah pertanda yang baik.

Dengan adanya pendeteksian penderita HIV/AIDS, maka bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak meluas labih jauh lagi. Mereka bisa ditangani dan tidak menimbulkan masalah ke masyarakat lainnya.

“Itu dari sisi penanganan terhadap masalah ini. Memang ada juga penilaian dari sisi yang lain. Bahwa dengan tingginya angka penderita ini, maka dianggap telah terjadi sebuah masalah, biasanya dikaitkan dengan persoalan moral masyarakat,” ujarnya, Jumat (8/11/2019).

Di Kabupaten Jepara sendiri, ada beberapa hal yang ditengarai menjadi faktor tingginya penyebaran penyakit mematikan ini. Faktor industrialisasi yang tengah berlangsung di Jepara salah satunya. Industri  yang saat ini tumbuh di Jepara membuat banyak orang dari luar Jepara datang.

Baca: Pemeriksaan HIV/AIDS Sasar Rumah Kos di Jobokuto Jepara

Di antara mereka yang datang, kemungkinan ada yang membawa virus ini dan kemudian dari berbagai proses akhirnya menularkan virusnya. Kemudian ada juga faktor banyaknya warga Jepara yang bekerja ke kota-kota besar, lalu terjangkit dan pulang ke kampungnnya.

“Banyak wanita di Jepara yang terinfeksi virus ini tanpa sadar, dilakukan oleh suaminya sendiri yang juga tidak sadar, setelah mendapatkannya saat bekerja di luar Jepara. Kasus seperti ini banyak di Jepara,” katanya.

Dari data yang ada, penderita HIV/AIDS di Jepara, yang terbanyak adalah perempuan. Jumlahnya mencapai 626 orang. Sementara yang laki-laki jumlahnya 509 orang.

Kemudian jumlah yang saat terdeteksi masih terjangkit HIV jumlahnya 591 orang dan yang sudah AIDS mencapai 544 orang. Dari keseluruhan penderita HIV/AIDS yang jumlahnya mencapai 1.135 orang sejak 1997, sebanyak 214 di antaranya sudah meninggal dan 921 lainnya masih hidup hingga sekarang.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.