Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Renovasi Pasar Puri Kembali Diusulkan Dana Rp 1 Miliar

MURIANEWS.com, Pati – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati kembali mengusulkan anggaran sebanyak Rp 1 miliar untuk renovasi Pasar Puri pada tahun 2020 mendatang. Tahun ini Pemkab Pati juga telah menganggarkan dana Rp 1,6 miliar untuk renovasi bagian belakang pasar.

Kasi Pengembangan dan Pemeliharaan pada Disdagperin Pati Widyotomo Kusdianto mengatakan, untuk tahun depan memang mengusulkan agar dapat dilanjutkan.

Untuk nominalnya memang masih belum pasti karena harus menunggu persetujuan. “Namun sementara ini kami usulkan sekitar Rp 1 miliar,” terangnya, Jumat (8/11/2019).

Rencananya dalam usulan tersebut pihaknya mengaku akan fokus pada penataan los. Sementara untuk fasilitas lain dikatakannya telah digarap dalam pembangunan di tahun 2019 ini. Seperti dilengkapi dengan laboratorium IPAL maupun gudang untuk kebersihan.

“Kami fokuskan pada penataan loss dengan harapan bisa semakin nyaman. Baik bagi pedagang maupun para pembeli yang datang ke Pasar Puri,” ujarnya.

Baca: Dilengkapi Laboratorium IPAL, Renovasi Pasar Puri Telan Rp 1,6 Miliar

Pemkab Pati diakuinya memang terus fokus dalam penataan pasar tradisional. Dengan harapan tingkat pertumbuhan transaksi semakin membaik. Tahun ini saja tercatat ada empat pasar tradisional yang telah dibenahi oleh Pemkab Pati.

“Ada empat yang kami benahi yakni Pasar Juwana Baru, Pasar Tayu Kulon, Pasar Puri Baru, dan Pasar Wedarijaksa,” terangnya.

Dari empat pasar tersebut, tiga di antaranya bahkan telah rampung dikerjakan. Sedangkan untuk Pasar Wedarijaksa hingga saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Dari pantauan sekarang ini pembangunannya telah mencapai 60 persen.

“Kami cukup yakin proses pembangunan Pasar Wedarijaksa itu bisa diselesaikan tepat pada waktunya,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...