Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nelayan Cantrang Keluhkan Mekanisme Pembongkaran Ikan di TPI I Juwana

MURIANEWS.com, Pati – Nelayan cantrang Juwana, Kabupaten Pati mengeluhkan sistem bongkar ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) unit 1 Juwana, yang harus antre sampai dua hingga tiga hari. Pasalnya, itu bisa membuat nelayan merugi lantaran banyak ikan yang membusuk.

Ketua Paguyuban Cantrang Mina Sentosa Heri Budiarto mengatakan, jika kapal cantrang harus atre saat bongkar muatan, risikonya ikan banyak yang membusuk. Sebab, tempat penyimpanannya tidak menggunakan freezer, tetapi hanya mengandalak es batu balok.

“Kalau menggunakan freezer tentu tidak masalah, tetapi kalau es balok, kan cepat mencair, jadi tidak bisa menunggu lama,” katanya, Jumat (8/11/2019).

Dia menyebut, kerugiannya sendiri bisa mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi kalau antre lebih dari dua hari, kerugian bisa lebih banyak.

Menurutnya, sistem antre seperti itu harus dipangkas. Mengingat, karena sistem tersebut, banyak kapal cantrang yang seharusnya bongkar di Juwana, malah beralih ke Rembang.

“Dari pada rugi banyak, mending bongkar di Rembang. Di sana kapal sampai, langsung bisa bongkar tanpa harus antre,” ujarnya.

Dia juga menilai, jika banyak kapal cantrang yang bongkar di pelabuhan lain, tentunya itu akan mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak, lantaran sistem di TPI Unit 1 Juwana memang sudah demikian.

“Kami harap pihak pengelola TPI memperhatikan hal itu. Sehingga nelayan bisa untung, TPI juga untung,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...