Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dialihkan ke Tol Laut, Bea Cukai Ungkap Modus Baru Selundupkan Rokok Ilegal dari Jepara

0 483

MURIANEWS.com, Semarang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jateng-DIY berhasil mengungkap modus baru penyelundupan rokok ilegal dari Jepara ke Pulau Sumatera. Dari hasil pengungkapan ini, ratusan ribu batang rokok ilegal berhasil diamankan dari penggerebekan di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kepala Kanwil DJBC Jateng-DIY Parjiya menyatakan, operasi ini dilakukan pada Jumat (1/11/2019) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pihaknya mengerahkan tim gabungan dari KPPBC Tanjung Emas dan KPPBC Semarang dengan dibanckup Pomdam IV/Diponegoro menggerebek truk pengangkut mebel yang diduga menyelundupkan rokok ilegal.

”Saat diperiksa ditemukan ratusan ribu batang rokok ilegal di sela-sela mebel. Rokok ilegal yang diamankan senilai Rp 543 juta,” katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com.

Ia mengatakan, dalam pengungfkapan kasus ini diketahui jika para produsen rokok ilegal menggunakan modus baru dalam menyelundupkan produknya ke luar Jawa. Yakni mengalihkan jalur darat ke tol laut, dan menyelipkan rokok ilegal di truk pengangkut mebel.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kawil DJBC Jateng-DIY Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, para pengedar rokok ilegal ini kucing-kucingan dengan petugas dan menggunakan berbagai cara.

Ia menyebut, setelah mendapatkan iformasi adanya pengiriman rokok ilegal dari Jepara ke Sumatera menggunakan truk mebel. Informasi itu dikembangkan dan pergerakan truk dipantau dan dilakukan penangkapan.

“Mereka kucing-kucingan dengan petugas. Kemudian truk ini sebenarnya mengangkut mebel namun didalamnya disembunyikan rokoknya untuk mengelabuhi petugas,” ujarnya.

Setelah diperiksa didapatkan 32 koli berisi rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) bermerk S3, Super BROwsing Mild,  dan Bravo. Rokok-rokok tersebut pada bungkusnya dilekati dengan “Jempel” atau pita cukai palsu.

”Nilai barang secara total adalah Rp543.400.000, total rokok adalah 760.000 batang, dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp.358.769.400,” terangnya.

Ia menyebut, modus yang digunakan terbilang pintar. Mereka menggunakan jalur baru yaitu lewat toL laut dengan alasan lebih murah. Mereka juga mengalihkan jalur distribusi dari darat ke laut dengan harapan lebih aman, karena beranggapan petugas hanya melakukan operasi di darat.

Kini barang-barang tersebut diamankan oleh Kanwil DJBC Jateng-DIY. Petugas juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kasus yang berkaitan.

 

Reporter:  Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.