Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ratusan Rumah di Demak Hancur Diterjang Lisus, Tiga Rata dengan Tanah

0 1.993

MURIANEWS.com, Demak – Angin lisus mengamuk di Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah, Demak. Akibatnya, ratusan rumah mengalami kerusakan, dan tiga di antaranya sampai roboh rata dengan tanah.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (5/11/2019) malam tadi, hingga membuat warga ketakutan dan berlarian keluar rumah.

Informasi yang diterima Rabu (6/11/2019) pagi, ada sekitar 700 rumah yang mengalami kerusakan. Baik rusak parah hingga atap maupun genting yang beterbangan diterjang puting beliung.

Sementara tiga rumah yang ambruk diketahui milik  Ahmad Khafid (26), Mundzirun (31) dan Abdul Mujib (34).

”Dari hasil pendataan sementara ada 700 rumah yang rusak, dan tiga rumah di antaranya roboh. Saat ini tengah masih terus dilakukan pendataan akibat dampak bencana ini,” kata Kepala Desa Ploso Muhajir.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Demak Agus Nugroho mengatakan, rata-rata rumah yang yang terdampak angin lisus ini mengalami kerusakan pada atap. Selain itu menurutnya, sejumlah pohon juga bertumbangan akibat bencana ini.

Bahkan, beberapa pohon dan tiang listrik tumbang sampai menutup badan jalan hingga menggangu arus lalu lintas di daerah Jebor. Ia menyebut, ada 12 titik pohon tumbang.

“Kami prioritasnya pada yang menggangu arus lalu lintas. Sempat macet panjang mulai Amantis sampai Jebor karena pohon melintang,” ucapnya.

Pagi tadi warga bersama instansi terkait melakukan kerja bhakti di lokasi kejadian untuk membersihkan puing-puing dan memperbaiki rumah yang rusak.

Kapolsek Karangtengah Iptu Margono juga mengerahkan anggotanya untuk gotong royong. Ia menyatakan, pihaknya masih melakukan inventarisir mengenai dampak bencana ini.

“Dampak terparah ambruknya tiga rumah. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa hanya terjadi kerugian matrial saja,” jelasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.