Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Akademisi yang Jadi Pansel Jabatan di Pemkab Kudus Pastikan Tak Diintervensi

0 1.049

MURIANEWS.com, Kudus – Sidang dugaan jual beli jabatan di Pemkab Kudus dengan terdakwa Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Shofian di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (4/11/2019) juga menghadirkan anggota panitia seleksi (pansel) eselon II di Pemkab Kudus.

Anggota pansel yang dihadirkan yakni, Hidayatullah yang merupakan akademisi dari Universitas Muria Kudus (UMK).

Di hadapan hakim, Hidayatullah, memastikan jika saat penyeleksian calon pengisi jabatan setingkat eselon II di Pemkab Kudus tidak ada intervensi dari pihak manapun. Ia juga menyebut tidak pernah bertemu bupati ataupun pihak lain saat proses seleksi berlangsung.

“Tidak ada yang mengintervensi, semua berjalan dengan independen. Kami hanya bertugas untuk mengusulkan tiga nama saja,” katanya dalam persidangan.

Sementara Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil yang juga berstatus tersangka dalam kasus ini dalam persidangan menyebut jika jika pengangkatan terdakwa Akhmad Shofian sebagai Plt Sekretaris DPPKAD adalah karena yang bersangkutan memiliki gelar sarjana ekonomi.

Sehingga dianggapnya sinkron dan sejalan dengan peran di DPPKAD. “Pengangkatannya berdasarkan kinerja juga, saya nilai Pak Shofian sudah layak juga,” ucapnya.

Pun dengan beberapa jabatan lain. Tamzil menilai jika keputusan yang ia buat adalah berdasarkan dari pengamatan kinerja serta kriteria-kriteria lain yang normatif.

“Dalam hal ini memang saya angkat, karena saya rasa telah berkompeten untuk naik,” terangnya.

Sementara itu, Jaksa Penutut Umum (JPU) dari KPK Joko Hermawan menyebut jika dalam persidangan keempat ini, pihaknya telah memanggil tiga saksi. Hanya saja, saksi atas nama Joko Santoso yang juga pemilik mobil Nissan Terrano yang dibeli Tamzil tidak bisa hadir karena alasan sakit.

“Kami memanggil tiga saksi dalam persidangan, namun hanya dua yang hadir, karena satu saksi berdasarkan surat keterangan dokter tengah dirawat dan dalam pengawasan medis,” terangnya.

Sidang terdakwa Akhmad Shofian sendiri akan kembali digelar pekan depan. Pihak terdakwa diberi kesempatan mendatangkan saksi yang meringankan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.