Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Menyesal Angkat Agus Kroto Jadi Staf Khusus, Bupati Tamzil: Saya Hanya Kasihan

0 3.425

MURIANEWS.com, Semarang – Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil mengaku menyesal mengangkat Agus Soeranto alias Agus Kroto sebagai staf khusus bupati. Pasalnya menurut dia, akibat keputusan itu, kini ia terseret kasus dugaan jual beli jabatan dan ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Ini dikataka Tamzil saat menjadi saksi kasus dugaan jual beli jabatan dengan terdakwa Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Shofian, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (4/11/2019).

Menurut Tamzil Agus sering mencatut dan menjual namanya untuk menarik uang kepada para ASN di Pemkab Kudus. Termasuk kasus yang menyeretnya kini disebutnya sebagai dampak dari ulah Agus Kroto.

“Agus sering menggunakan nama saya. Menyesal pasti, tapi semua ada hikmahnya, kami jalani saja,” kata Tamzil dalam persidangan.

Tamzil menyebut jika alasannya mengangkat Agus Kroto dan dua staf khususnya yang lain yakni Tohirin dan Basyir adalah karena faktor kemanusiaan.

Tamzil beranggapan, karena mereka sudah pensiun tidak ada salahnya jika diberi kesempatan kembali untuk menyuarakan idenya di Kudus pada era pemerintahannya.

“Saya hanya kasihan saja. Pak Agus ini kan sudah pensiun, saya juga kenal dia cukup lama,” ucapnya kepada wartawan usai sidang.

Ia pun mengaku tak menyangka jika pada akhirnya Agus Kroto justru memanfaatkan namanya untuk kepentingan pribadinya. Padahal, aku Tamzil, Agus telah digaji oleh daerah sebesar Rp 5 juta per bulannya.

“Padahal sudah digaji tapi masih saja, saya tidak habis pikir,” lanjutnya.

Baca juga:

Walau demikian, Tamzil mengaku jarang menegur Agus  Kroto, karena enggan mencampuri urusan pribadinya. Baru, saat merasa telah keterlaluan, Tamzil menegur Agus Kroto di depan beberapa staf khusus lainnya saat rapat internal.

“Saya tegur untuk tidak menjual nama saya ada saksinya saat itu,” tegasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.