Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Bupati Tamzil Sebut Namanya Dicatut Staf dan Ajudan untuk Cari Suap

0 1.126

MURIANEWS.com, Semarang – Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil kembali membantah dirinya menerima suap dari Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Shofian untuk jual beli jabatan. Ia mengaku namanya sengaja dicatut dua anak buahnya untuk mencari uang dari para ASN demi kepentingan pribadinya.

Ini dikatakan Tamzil saat menjadi saksi sidang dugaan jual beli jabatan di Pemkab Kudus, dengan terdakwa Akhmad Shofian di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (4/11/2019). Dua anak buah Tamzil yang disebutnya sering mencatut namanya itu yakni Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto alias Agus Kroto dan ajudan bupati Kudus Uka Wisnu Sejati.

Ketika dikonfirmasi wartawan usai mengikuti sidang pun Tamzil kembali menyangkal terkait suap tersebut. “Saya tidak terima uang sepeser pun dari Agus Kroto maupun Uka,” ucapnya.

Tamzil, juga membantah jika pihaknya berkeluh kesah perihal utangnya dan mobil Nissan Terrano, yang dijadikan alasan oleh Agus Kroto dalam meminta uang.

“Tidak benar, saya tidak pernah berkeluh kesah soal ini. Agus memang sering menggunakan nama saya,” ungkapnya.

Tamzil pun menyebut jika Agus dan Uka sering menjual namanya untuk kepentingan pribadi masing-masing. Ia mengaku, baru mengetahui jika Agus Kroto kerap menggunakan namanya pada April 2019 lalu.

Walau demikian, Tamzil menyebut memang jarang menegur Agus Kroto karena enggan mencampuri urusan pribadinya. Baru saat merasa dianggap keterlaluan, Tamzil menegur Agus Kroto di depan beberapa staf khusus lainnya saat rapat internal.

“Saya tegur untuk tidak menjual nama saya, ada saksinya saat itu,” terangnya.

Baca juga: 

Hingga pada akhirnya, kata Tamzil, ia terseret kasus dugaan jual beli jabatan yang diklaimnya disebabkan oleh staf khususnya tersebut.

Bupati Tamzil didatangkan untuk menjadi saksi terdakwa Akhmad Shofian dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkup Pemkab Kudus. Tamzil menjadi saksi kesembilan, setelah sebelumnya delapan saksi dihadirkan di persidangan tersebut.

Di antaranya, Ajudan Bupati Kudus Uka Wisnu, Staf TU Bupati Norman, dan Staf Khusus Bupati Agus Soeranto, dihadirkan di sidang kedua dengan agenda pendengaran keterangan saksi.

Kemudian ada Sekretaris Daerah Kudus Sam’ani Intaqoris, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Catur Widyatno, Sekretaris Dinas Disdukcapil Putut Winarno, Kabid Pengembangan dan Diklat Pegawai Tulus Triyatmika, dan Kasubid pengembangan Hendro Muswinda. Mereka dihadirkan di sidang ketiga pekan lalu.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.