Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Evaluasi Pencalegan, KPU Pati Temukan Banyak Persoalan

0 61

MURIANEWS.com, Pati – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menggelar rapat evaluasi pencalonan anggota DPRD Pati di Hotel New Merdeka, Senin (4/11/3019). Dalam rapat itu, ternyata ada banyak temuan, sehingga membuat proses pelaksanaan pemilu juga sedikit terganggu.

Komisioner KPU Pati Supriyanto mengatakan, ada beberapa review di Kabupaten Pati pada saat menjelang tahapan pencalonan. Salah satunya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada saat itu, bakal calon PPP menolak untuk dilakukan pencermatan bersama daftar calon yang diajukan.

“Padahal, partai yang lain sangat terbuka untuk dilakukan pencermatan bersama,” katanya.

Selain itu, parpol dan caleg juga banyak yang mengeluhkan terkait tingginya biaya pemeriksaan kesehatan untuk memperoleh surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba dari RSUD Soewondo Pati.

Mereka juga mengeluhkan antrean lamanya memperoleh syarat-syarat calon yang diperlukan pada stakeholders terkait.

“Kami terbuka saja, pada saat itu juga ada dari PDIP, yakni bacaleg yang diajukan merupakan mantan narapidana korupsi,” ujarnya.

Permasalahan lain yang muncul pada saat pencalonan DPRD Pati adalah dari PKS. Terdapat bacaleg PKS yang terlambat mengurus surat tidak pernah dijatuhi pidana penjara dari Pengadilan Negeri (PN) Pati. Jumlahnya bahkan seluruh bacaleg dalam satu daerah pemilihan (Dapil) , yakni di dapil 5 Pati.

Kemudian oleh KPU, Daftar Calon Sementara (DCS) PKS untuk Dapil 5 tidak dicantumkan. Selanjutnya KPU memerintahkan untuk melakukan perbaikan. Namun hanya dua orang yang dinyatakan lengkap.

“Permasalahan ini sempat terjadi sengketa di Bawaslu. Sehingga muncul keputusan dalam sidang ajudikasi dengan putusan agar KPU menerima suket (surat keterangan) dari PN Pati yang terlambat itu. Sehingga, bacaleg PKS bisa ditetapkan dalam DCS,” terangnya.

Dari berbagai evaluasi tersebut, Supriyanto berharap ada perbaikan-perbaikan yang nantinya dapat memudahkan dalam proses pemilu selanjutnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.