Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Senyum Bupati Tamzil Jadi Saksi Sidang Anak Buahnya

0 2.015

MURIANEWS.com, Semarang – Tersangka kasus suap jual beli jabatan di lingkup Pemkab Kudus, HM Tamzil yang merupakan Bupati Kudus nonaktif dihadirkan dalam sidang kasus jual beli jabatan dengan terdakwa Plt Sekretaris DPPKAD Kudus Akhmad Shofian di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (4/11/2019).

Saat tiba di pengadilan, Tamzil dijaga petugas. Ia mengenakan kemeja warna putih dan celana bahan kain hitam. Tamzil tampak santai, dan beberapa kali melempar senyuman.

“Ya saya akan jadi saksi hari ini,” ucap Tamzil pada MURIANEWS.com saat dijumpai sebelum sidang berlangsung.

Tamzil pun berucap akan memberikan keterangan seobjektif mungkin. Pihaknya juga akan bersifat normatif saat dimintai keterangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hingga saat ini pun, Tamzil masih konsisten mengaku tidak bersalah. Alasannya, ia tidak menyebut tak menerima uangnya.

“(Jawaban) saya akan bersifat normatif dalam pemeriksaan ini, tidak masalah. Saya tidak terima uangnya,” terangnya.

Sidang pertama Akhmad Shofian sendiri telah dilakukan pada 9 Oktober 2019 lalu. Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Antonois Widijantono, JPU dari KPK Joko Hermawan menyebut Ahmad Shofian telah menyetor uang sebesar Rp 750 juta kepada Tamzil.

Uang tersebut diberikan secara bertahap selama tiga kali. Terhitung sejak Tamzil dilantik sebagai bupati pada September 2018 tahun lalu.

Uang suap diberikan agar Agus Shofian dan istrinya, Rini Kartika Hadi yang juga ASN di Pemkab Kudus mendapat jabatan di Pemkab.

Sedang untuk sidang kedua telah dilakukan dua pekan yang lalu. Di mana Agus Soeranto alias Agus Kroto (Staf Ahli Bupati Kudus) Uka WS (ajudan bupati Kudus), dan Norman (Staf TU Bupati Kudus) dihadirkan dalam persidangan untuk bersaksi terkait kasus yang menjerat terdakwa Akhmad Shofian.

Agus Kroto dan Uka dicecar soal aliran dana suap yang diberikan Akhmad Shofian pada Tamzil. Sedang pada Norman, JPU lebih menekankan bagaimana peristiwa saat operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung di pendapa Kabupaten Kudus.

Pada sidang ketiga yang digelar sepekan lalu, Sekda Kudus Sam’ani Intaqoris dan empat orang pejabat lain yakni Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Catur Widyatno, Sekretaris Dinas Disdukcapil Putut Winarno dihadirkan dalam persidangan.

Kemudian, Kabid Pengembangan dan Diklat Pegawai Tulus Triyatmika, dan Kasubid pengembangan Hendro Muswinda juga dimintai keterangannya soal mutasi dan promosi jabatan di Pemkab Kudus. Serta peran Agus Kroto dalam hal ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.