Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perenang Asal Jakarta Catat Rekor Tercepat Renang Pulau Panjang-Pantai Bandengan

0 1.288

MURIANEWS.com, Jepara – Gelaran Renang Laut Terbuka (Open Water Swimming) 2019 menempuh jarak Pulau Panjang-Pantai Bandengan, Jepara menciptakan catatan waktu tercepat 49.38 menit. Catatan ini diciptakan oleh perenang asal Jakarta Joy Aditya Wiajaya Kurniawan.

Joy yang turun di kategori umum putra Under-40, menjadi yang pertama menyentuh finish di Pantai Kartin Jepara. Catatan waktunya menjadi rekor awal bagi event renang Pulau Panjang-Pantai Bandengan, yang berjarak sekitar 4,2 KM.

Gelaran Open Water Swimming 2019, Panjang Island – Bandengan Beach, Jepara, diikuti oleh 103 perenang dari berbagai daerah. Bahkan beberapa peserta dari luar negeri juga ambil bagian dalam gelaran ini.

Panitia Pelaksana lomba, Andang Wahyu Triyanto menyatakan, lomba renang laut terbuka ini merupakan yang pertama digelar di Jepara. Selain sebagai bagian dari kegiatan olahraga, event ini juga diarahkan untuk mengenalkan pariwisata di Jepara.

Ada 6 kategori yang dilombakan pada Open Water Swimming 2019 ini. Masing-masing ketegori Pelajar Putra, Pelajar Putri, Open Pria U-40, Open Pria Up-40, Umum Putrid an TNI-Polri. Even ini rencanannya akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari promosi pariwisata di Jepara.

“Sebelum ini sudah ada Thriatlon yang digelar di Jepara. Maka untuk tahun ini kamu mulai juga dengan Lomba Renang Laut Lepas dari Pulau Panjang ke Pantai Bandengan. Hadiah yang kami sediakan total ada Rp100 juta,” ujar Andang Wahyu Trianto, Minggu (3/11/2019).

Sementara itu Roger Zack (54), warga Jakarta, salah satu peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini menyatakan terkesan. Ombak di perairan Jepara yang tingginya mencapai kurang lebih 0,5 meter, sebenarnya tidak terlalu memberinya kendala.

Persoalan yang muncul justru karena sinar matahari yang tepat berada di depan para perenang. Sinar matahari pagi menimbulkan sedikit silau pada pandangannya. Sehingga arah renang dirinya sedikit melambung.

“Ombak tidak masalah untuk saya. Tapi silau matahari itu sedikit persoalan. Saya agak miring ke kiri arahnya tadi. Jadi mungkin jarak yang saya tempuh tidak 4,2 Km tapi bisa 4,5 Km. Biasanya saya nomer satu, ini dapat nomor tiga,” selorohnya sambil tertawa.

Dari 103 perenang yang ambil bagian, sebanyak 6 orang diantaranya mengalami kram dan harus dievakuasi. Namun secara keseluruhan kegiatan ini berlangsung lancar.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.