Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Konyol, Pemuda Ini Keciduk Polisi Gara-Gara HP Ketinggalan Saat Njambret

0 124

MURIANEWS.com, Purbalingga – Sepandai-pandainya tupai melompat pasti bakal jatuh juga. Pepatah ini nampaknya cocok diterapkan pada seorang pemuda berinisial WD (21), warga Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Pemuda yang dikenal garang dan tak kenal ampun saat berbuat kejahatan ini akhirnya dibekuk polisi.

Penyebabnya pun sepele, karena keteledorannya menjatuhkan HP miliknya saat menjambret. Ini terjadi saat WD merampas tas milik seorang perempuan saat pulang kerja pada Sabtu (26/10/2019) malam. Ia memilih lokasi yang sepi di raya Desa Kalijaran, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga.

Kali ini korban yang menjadi sasaranya yakni Arum Sulastri (19) warga Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga. Korban diikuti saat pulang kerja, hingga sampai di lokasi sepi WD langsung beraksi.

“Modusnya mengikuti korban yang saat itu pulang bekerja dari wilayah Kecamatan Bobotsari. Setelah sampai di lokasi sepi, tersangka kemudian merampas paksa barang bawaan korban berupa tas,” kata Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Susanto, Jumat (1/11/2019).

Namun ternyata korban tidak tinggal diam. Saat tasnya ditarik paksa oleh pelaku, ia melawan sambil berteriak. Walaupun tas berhasil diambil, namun karena panik HP pelaku justru jatuh dan tertinggal di lokasi kejadian.

“Polisi yang mendapati laporan kemudian melakukan identifikasi dan penyelidikan. Dari HP yang tertinggal di lokasi, akhirnya identitas pelaku berhasil diketahui. Selanjutnya ia kami amankan tanpa perlawanan di rumahnya tidak lama setelah beraksi,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi R-4254-UL, tas selempang perempuan warna cokelat muda, satu HP merek Xiaomi, satu jaket warna abu-abu dan uang tunai Rp 100 ribu.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatan. Ia juga mengakui pernah melakukan tindakan yang sama di wilayah Kecamatan Kertanegara, Purbalingga.

“Saat ini pelaku tersangka sudah kami amankan berikut barang buktinya dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia akan kami kenakan pasal 365 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun,” pungkasnya.

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.