Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

NU Jepara : Pendidikan Politik di Desa Itu Penting

MURIANEWS.com, Jepara- Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Jepara KH Hayatun Abdullah Hadziq (Gus Yatun), menyebut pendidikan politik di desa itu penting. Hal ini disampaikannya saat menerima rombongan KPU Jepara, Rabu (30/10/2019), di Gedung NU Jepara.

Gus Yatun menyatakan, proses Pemilu selalu melibatkan semua komponen masyarakat. Semua akan terlibat dalam terciptanya keamanan dan kelancaran proses Pemilu itu sendiri.

Ia menyebut, karena pemilu menjadi tanggung jawab bersama, maka NU sepanjang proses Pemilu juga ikut berproses dan juga turun ke masyarakat, memastikan tidak ada gejolak yang menganggu masyarakat. Termasuk dalam proses demokrasi lokal, Pemilihan Petinggi Desa, NU juga selalu mengambil peran sebaik-baiknya.

“Dalam pemilihan petinggi desa juga ada kultur demokrasinya. Kultur demokrasi itu akan memengaruhi dalam proses Pemilu. Karena itu menurut saya, sangat penting dilakukan pendidikan politik ke warga desa. Agar nantinya kualitas demokrasi kita menjadi semakin bagus,” ujar Gus Yatun.

NU Jepara menurutnya akan terus berkiprah untuk bisa berperan dalam hal ini. Pendidikan politik akan terus disampaikan ke pada masyarakat melalui jaringan yang ada.

Dalam kunjungan itu, KPU Jepara datang ke Gedung NU Jepara untuk memberikan buku laporan Pemilu 2019 ke NU. Buku laporan penyelenggaraan Pemilu 2019 itu bagian dari narasi dan lampiran-lampiran penyelenggaran seluruh tahapan pemilu, mulai pendaftaran peserta pemilu, sampai tentang hasil pemilu.

Sebelumnya buku laporan itu juga diberikan kebeberapa pemangku kepentingan di Kabupaten Jepara. Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri mengatakan, kedatangan KPU sebagai bentuk menjaga silaturahmi yang terjalin baik selama ini.

Ia mengatakan, selama proses tahapan pemilu, KPU menggandeng banyak komponen masyarakat, di luar peserta pemilu dan pemerintah.

Salah satunya organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, baik dalam bentuk sosialisasi, pendidikan pemilih, maupun upaya-upaya koordinasi terkait penerapan beberapa regulasi kepemiluan yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

“Ini karena teman-teman Relawan Demokrasi memiliki ruang gerak yang lebih bisa masuk kekomunitasnya di desa-desa untuk menyampaikan informasi-informasi kepemiluan yang sangat padat saat masih dalam tahapan Pemilu,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...