Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

BBPOM Semarang Sita Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Rp 3,12 Miliar, 14 Pelaku Diamankan

0 978

MURIANEWS.com, Semarang – Produk obat dan kosmetik ilegal senilai Rp 3,12 milair berhasil diamankan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang. Barang bukti produk ilegal ini disita dalam selama 2019.

Total ada 72.970 item produk yang berhasil disita. Dari penyitaan itu, petugas juga mengamankan 14 pelaku. Namun dari jumlah ini, baru lima yang ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum.

Kepala BBPOM Semarang Safriansyah, mengatakan seluruh barang bukti yang diamankan akan dimusnahkan. Pada Selasa (29/10/2019) hari ini pihaknya melakukan pemusnahan secara simbolis.

“Sisanya akan dilakukan pemusnahan dengan menggunakan jasa perusahaan pemusnah limbah di Karawang,” kata Safriansyah pada wartawan.

Pemusnahan secara simbolis dilakukan dengan membakar menggunakan insinerator mobile dan digilas. Barang tersebut merupakan barang ilegal dan kedaluwarsa.

Ia menyebut, lima tersangka yang kini menjalani proses hukum yakni AF dari Demak, OMG dan AK dari Semarang, SM dan S dari Kebumen. Kasus mereka yakni mengedarkan obat tradisional ilegal dan kosmetika ilegal.

Dari lima tersangka ini diamankan produk ilegal sebanyak 53.554 item dengan nilai Rp 2,04 miliar. Selain diproses pidana, BBPOM juga mengedepankan proses pembinaan terhadap pelaku lainnya.

Selain barang bukti dari lima tersangka, kategori produk yang dimusnahkan berasal dari hasil pengawasan rutin dari sarana distribusi obat dan makanan dan sarana kefarmasian. Jumlahnya ada sebanyak 19.416 pieces dengan nilai Rp 1.039.000.000.

Kategori lainnya adalah sampah obat yang dikumpulkan Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia dan Dinas Kesehatan se-Jateng dengan jumlah 43,45 kg senilai Rp 47 juta.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.