Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bea Cukai Sita Rokok Ilegal Senilai Rp 2,6 Miliar dari Jepara dan Tol Batang

0 815

MURIANEWS.com, Semarang – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Bea Cukai (DJBC) Jateng-DIY berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang nilainya mencapai Rp 2,66 miliar rupiah. Jutaan barang rokok ilegal itu disita dari tujuh lokasi, dan enam di antaranya berasal dari Jepara.

Kepala Kanwil DJBC Jateng-DIY Parjiya mengatakan, penindakan ini dilakukan dalam Operasi Gempur Rokok Ilegal yang digelar dalam kurun waktu 30 September hingga 23 Oktober 2019. Dalam operasi ini pihaknya melibatkan tim gabungan dari Bea Cukai Kanwil Jateng-DIY, KPPBC Kudus dan KPPBC Semarang dengan diback-up tim Pomdam IV/Diponegoro.

Menurutnya, dari operasi itu pihaknya mengamankan sebanyak 2,9 juta batang rokok ilegal senilai Rp 2,66 miliar. Penindakan itu dilakukan di tujuh lokasi, yakni satu lokasi di Tol Semarang-Batang dan enam lokasi di Kabupaten Jepara.

”Dalam penindakan di Tol Semarang-Batang kami menghentikan satu truk yang mengangkut rokok ilegal. Nilai rokok ilegal itu setara Rp 1,3 miliar. Operasi ini kami gelar pada 30 September 2019 dini hari,” katanya Senin (28/10/2019).

Penindakan berikutnya digelar pada 8 Oktober 2019 dan 23 Oktober 2019, semuanya dilakukan di Jepara dengan nilai rokok ilegal juga mencapai Rp 1,6 miliar.

Pada penindakan tanggal 8 Oktober 2019, tim gabungan berhasil mengamankan rokok ilegal di empat lokasi di Jepara. Yakni di Desa Geneng, Kecamatan Batealit, Jepara dimankan rokok illegal senilai Rp 283.22 juta.

Kemudian di Desa Purwogondo, Kecamatan Kalimanyatan, Jepara didapatkan rokok ilegal senilai Rp 14,3 juta. Operasi juga digelar di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Kalimanyatan dengan hasil rokok ilegal senilai Rp 70.64 Juta. Serta di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalimanyatan senilai Rp 765.34 juta.

Sedangkan dalam operasi pada 23 Oktober 2019, petugas mengamankan rokok ilegal di dua lokasi berbeda di Jepara. Satu lokasi di Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan didapatkan hasil senilai Rp 91.88 juta dan di Desa Sidigede, Kecamatan Welahan senilai Rp 121.26 juta.

“Dari jutaan batang rokok ilegal yang kami amankan ini, nilai potensi kerugian negara mencapai lebih dari Rp 1,75 miliar,” ujarnya.

Ia menyatakan, pihaknya akan terus menggencarkan penindakan rokok ilegal bersama aparat penegak hukum dan juga Pemprov Jateng. Menurutnya, ini dilakukan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus mengamankan keuangan Negara.

Sementara itu Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DIY Gatot Sugeng Wibowo menyebut, jika penindakan di tujuh lokasi itu berasal dari informasi masyarakat dan hasil pengamatan intelijen.

”Dari tujuh lokasi penindakan, enam di antaranya dilakukan di rumah atau bangunan di daerah Jepara. Hanya satu lokasi yang dilakukan penindakan di Jalan Tol Semarang – Batang,” terangnya.

Penindakan di jalan tol tersebut menurut dia, berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada kendaraan yang mengangkut rokok ilegal dari arah Jepara yang akan menuju ke Pulau Sumatera.

Modus yang dipergunakan sebagian besar tidak menggunakan pita cukai atau disebut rokok polos, sebagian lainnya menggunakan pita cukai palsu.

 

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.