Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KPK Ikut Awasi Penggunaan Dana Desa di Kudus

0 506

MURIANEWS.com, Kudus – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memantau dan mengawasi penggunaan dana desa di Kudus. Pengawasan tersebut dilakukan guna mencegak praktik korupsi di Kota Kretek.

Kasatgas Pencegahan Unit Koordinasi Wilayah V KPK RI Kunto Ariawan mengatakan, selain dana desa, ada tujuh area koordinasi dan supervisi pencegahan (Kopsurgah) Pemkab Kudus yang ikut diawasai. Di antaranya, e-planning, e-budgeting, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, hingga optimalisasi pendapatan daerah.

Monitoring ini tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Kudus saja, melainkan digelar di seluruh daerah di Indonesia. Untuk Kudus total ada tujuh kopsurgah yang diawasi,” katanya kepada awak media, Jumat (25/10/2019).

Ia menjelaskan, pencegahan dan monitoring yang dilakukan merupakan inisiatif dari beberapa pihak. Di antaranya KPK dan sejumlah kementerian. Selain itu, pengawasan ini juga untuk mendorong delapan program dari kementerian yang dinilai bagus.

“Kegiatan ini rutin dilakukan, dalam satu tahun biasanya ada satu hingga tiga kali monitoring,” lanjutnya.

Pada tahap awal pelaksanakan Kopsurgah, KPK akan memanggil seluruh Inspektorat se-Indonesia untuk membahas pesiapan awal monitoring dan indikator-indikator. Barulah monitoring dilakukan di Kabupaten.

“Untuk Kudus sudah sendiri cukup bagus. Capaian kepatuhanya ada di angka 73 persen dan masuk rangking tujuh di Jateng,” lanjutnya

Meski begitu, pihaknya berharap capaian delapan program kopsurgah di Kudus bisa mencapai minimal 85 persen.Sesuai dengan standar nasional.  ”Jadi, peluang terjadinya kecurangan bisa semakin diminimalisir,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, kegiatan monitoring akan jadi momen awal untuk pembenahan dan penyempurnaan delapan program Kopsurgah tersebut.

‘’Jika masih ada indikator yang kurang segera dibenahi dan penuhi, kami berharap Kudus menjadi lebih baik kedepannya,” tandsanya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.