Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bawaslu Jepara Rintis Desa Anti Politik Uang dan Desa Pengawasan

MURANEWS.com, Jepara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jepara akan melaunching Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politics. Pada November tahun ini, direncanakan sudah ada desa-desa anti politik uang dan desa pengawasan itu.

Komisioner Divisi SDM Bawaslu Jepara Abdul  Kalim menyebutkan, ada enam desa yang dijadikan percontohan untuk desa yang dimaksud.

Desa itu adalah yaitu Desa Sukodono di Kecamatan Tahunan, Desa Tempur (Keling), Desa Kemujan (Karimunjawa), Desa Papasan (Bangsri), Desa Sowan Kidul (Kedung), dan Desa Kawak (Pakisaji).

“Setelah melalui hasil seleksi ditetapkan tiga Desa Pengawasan dan tiga Desa Anti Money Politics. Enam desa ini akan di-launching pada awal November 2019. Sukodono, Tempur, Kemujan masuk Desa Anti Money Politic Sedangkan Desa Pengawasan adalah Papasan, Kawak, dan Sowan Kidul,” ujar Abdul Kalim, Kamis (24/10/2019).

Berdasarkan hasil evaluasi dan identifikasi Bawaslu, terdapat potensi dan permasalahan dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Paling utama adalah masalah politik uang.

Karena itu akhirnya dilakukan program pembinaan, pendidikan dan penyadaran masyarakat, dalam upaya menolak dan melawan politik uang.

Desa yang dipilih diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya untuk menumbuhkan kesadaran akan bahaya politik uang. Selain itu juga kesadaran akan pentingnya andil masyarakat dalam mengawasi pemilu.

Selain launching Desa Money Politic dan Desa Pengawasan,  masih ada beberapa kegiatan terkait pendidikan politik yang dilakukan oleh Bawaslu kabupaten Jepara. Di antaranya memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula seperti pelajar, menyemai demokrasi dengan diskusi dengan kelompok perempuan dan gelar budaya.

“Meski pemilu telah usai, kesadaran pengawasan maupun menolak politik uang akan terus kami gaungkan untuk memberi pendidikan politik bagi masyarakat,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...