Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bawaslu Jepara Ajari Pramuka Teknik Pengawasan Pemilu

0 25

MURIANEWS.com, Jepara – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Jepara, menggelar pendidikan Agen Bawaslu. Kegiatan ini merupakan sebuah gerakan pengawalan Pemilu oleh masyarakat agar bisa membantu tugas pengawasan Pemilu.

Menurut Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko, pengawalan Pemilu merupakan kewajiban semua pihak. Namun pada tataran implementasinya, kekuatan masyarakat yang tidak terlembaga, relatif kesulitan untuk mengawali langkah tersebut.

Ketika masyarakat akan melangkah pada tataran partisipasinya melalui pengawasan, maka dibutuhkan pengetahuan (knowledge) dan kemampuan (skill) terkait Pemilu dan teknis pengawasan.

“Sebagai bentuk aktualisasi terhadap gerakan tersebut Bawaslu Jepara menyelenggarakan Pendidikan Kader Pramuka Agen Bawaslu dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Jepara,” ujar Sujiantoko.

Sekitar 200 peserta terdiri dari Pramuka Penggalang dan Penegak mendapatkan pendidikan dari Bawaslu Jepara. Ketua Bawaslu Sujiantoko dan Komisioner Bawaslu Jepara Abdul Kalim memberikan materi pelatihan ini secara langsung kepada para peserta.

Pada Peringatan HSN di Jepara yang digelar di Lapangan Jinggotan, Kecamatan Kembang, Sujiantoko menyampaikan pengawasan pertisipatif berupa gerakan sejuta relawan untuk ikut memantau pelaksanaan Pemilu. Hal ini untuk memastikan pemilu berlangsung sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pendidikan Agen Bawaslu dilaksanakan di Gedung MWC NU Kembang. Dalam kesempatan itu, Abdul Kalim menjelaskan kepada para pemilih pemula tentang konsep pemilu yang yang adil dan berintegritas. Terdapat 5 kriteria yang harus dipenuhi agar pemilu dapat adil dan berintegritas.

“Regulasi yang jelas, penyelenggara yang berintegritas, birokrasi ASN yang netral, peserta Pemilu yang berintegritas, pemilih yang rasional dan cerdas. Itu adalah criteria yang harus dipenuhi hingga Pemilu bisa disebut adil dan berintegritas,” Kata Abdul Kalim.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.