Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Curi Bibit Bawang, Perempuan di Demak Ini Dikepung Warga dan Polisi

0 807

MURIANEWS.com, Demak – Seorang perempuan bernama Ika Nurhayati (28) warga Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, lari terbirit-birit dari kejaran massa. Ia terkepung massa dan polisi, sementara satu temannya sudah berhasil kabur.

Ia dikejar warga dan polisi lantaran kepergok mencuri bibit bawang merah dari sebuah gudang di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Demak. Perempuan ini bersama satu kawannya yang kabur, telah berhasil membawa satu karung bibit, bobotnya sekitar 35 kg.

Kini perempuan ini harus mendekam di sel tahanan, dan polisi memburu satu pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui.

Kapolsek Mijen AKP Kumija mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan pada tengah hari. Saat itu, warga melihat pelaku dan satu orang lain keluar dari gudang dengan mencurigakan.

Saksi kemudian memberi tahu pemilik gudang, dan memeriksa ternyata dinding gudang itu telah dibobol. Warga sekitar langsung melakukan pengejaran. Kebetulan saat itu ada anggota Reskrim Polsek Mijen yang tengah patroli, dan langsung ikut mengejar pelaku.

Sempat terjadi kejar-kejaran dalam menangkap tersangka. Warga ramai-ramai membantu aparat Polsek Mijen mengepung pelarian tersangka usai mengambil bibit bawang merah di gudang penyimpanan.

Kumija mengatakan, perempuan itu ditangkap dalam pengejaran saat membawa barang curian di jalan keluar desa.

“Pelaku diamankan anggota reskrim Polsek Mijen bersama warga dari gudang penyimpanan bibit merah sekitar pukul 12.30 WIB,” kata AKP Kumija, Sabtu (19/10/2019).

Dalam penangkapan tersebut juga diamankan alat yang digunakan untuk membobol dinding gudang, kemudian sepeda motor milik pelaku. Pemilik gudang mengaku mengalami kerugian Rp 2,6 juta akibat kejadian ini.

“Pelaku mengakui sudah tiga kali melakukan pencurian bibit bawang merah di tempat yang sama,” ujarnya.

Saat ini perempuan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka, dan beserta barang bukti sudah diserahkan ke Polres Demak guna penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.