Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan Santri di Kudus Diduga Keracunan Urap, Polisi Gelar Penyelidikan

0 480

MURIANEWS.com, Kudus – Kepolisian Resor (Polres) Kudus tengah mendalami peristiwa dugaan keracunan pada puluhan santri di Pondok Nahdatul Quran, di  Jalan KH Arwani Amin Nomor 12, Desa Singocandi RT 01/ RW 03 Kota, Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Saptono, Kamis (17/10/2019) menyatakan, pihaknya telah mengerahkan petugas untuk melakukan penyelidikan. Menurut dia, kemungkinan para santri keracunan makanan urap.

“Sekarang tengah kami dalami, kemungkinan keracunan urap,” kata Saptono.

Pengecekan pada sampel makanan pun tengah dilakuakan. Pengecekan dilakukan di laboratorium bersama Dinas Kesehatan. Guna memastikan zat apa yang menyebabkan para santri keracunan.

Hasil uji lab akan dijadikan bahan petimbangan untuk mengambil langkah atau tindakan selanjutnya. Penyelidikan akan dilakukan untuk mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari pemasak, ataupun unsur ketidaksengajaan.

“Kami lihat hasilnya nanti, beruntung tidak ada yang parah, penanganannya juga cepat,” terang Saptono.

Sementara itu, Aris Jukisno, Kepala Bidang Pelayanan Rawat Inap RSUD Doktor Loekmono Hadi Kudus menyebut, hingga siang ini perkembangan para pasien keracunan yang menjalani rawat inap sudah berangsur membaik. “Kemungkinan diperbolehkan pulang hari ini atau besok,” ucapnya.

Ia menyebut, kebanyakan pasien memang mengeluhkan mual, muntah, dan diare. Beberapa pasien juga mengeluhkan panas pada tubuhnya.

“Mungkin karena diare dan dehidrasi jadi panas, tapi kini sudah cukup membaik,” terangnya.

Baca: Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Santri di Kudus Dilarikan ke Rumah Sakit

Untuk pengecekan sendiri telah dilakukan oleh pihaknya dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kudus. Pengecekannya bisa menggunakan sampel makanan, feses, atau muntahan dari pasien. “Untuk uji lab menunggu hasil dari Dinkes,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 54 santri Pondok Pesanten Nahdatul Quran Kudus mengalami keracunan pada Rabu (16/9/2019). Para santri mulai mengeluh sakit sejak siang hingga malam hari, dan kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan klinik di Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.