Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Siswa SMK NU Ma’arif Kudus Kembangkan Mobil Listrik Bergaya City Car

0 1.233

MURIANEWS.com, Kudus – Siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK NU Ma’arif tengah mengembangkan sebuah mobil listrik bergaya city car. Waktu pengerjaannya sendiri sudah dilakukan sejak sebulan lalu.

Mobil rakitan tersebut, kini tengah diutak-atik supaya menjadi mobil ramah lingkungan yang sempurna dan siap di-launching November mendatang. Pengerjaannya sendiri dilakukan oleh lima guru dan sejumlah murid di jurusan tersebut.

“Kami beri nama Ev-Green atau panjangnya electrical vehicle,“ kata Masrukin, guru sekaligus penanggung jawab jurusan TKRO dan pengerjaan mobil listrik di SMK NU Ma’arif, Selasa (15/10/2019) siang.

Masrukin menjelaskan, pengembangan mobil listrik ini berdasarkan pengembangan dari pembelajaran Science, Technology, Engineering, dan Mathematics ( STEM). Pembelajaran STEM sendiri merupakan amanat langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Amanat Kemendikbud itu mengharuskan adanya kolaborasi beberapa pelajaran. Di mobil listrik inilah kami merepresentasikan kolaborasi tersebut,” lanjutnya.

Untuk spesifikasi mobil listrik sendiri, Masrukin menjelaskan, daya listrik yang digunakan cukup besar. Tak tanggung-tanggung kapasitas mesinnya mencapai 15 kilowatt (KW) sampai 30 KW. Jumlah tersebut bisa menghasilkan kecepatan mencapai  50-60 km per jam.

“Itu masih aman dan kami rasa bisa naik kembali, mungkin sampai 100 km/jam,” jelasnya.

Selain itu, mobil juga dilengkapi dengan pengontrol (controller) yang digunakan untuk mengontrol kecepatan serta perubahan lain yang terjadi ketika mobil dijalankan. “Seperti perubahan dari putaran pelan sampai ke kecepatan putaran tinggi,” terang Masrukin.

Untuk ke depan, pihaknya akan coba menaikkan spek menjadi 75 volt yang bisa menghasilkan kecepatan mencapai 100 km/jam. Batrei yang digunakan juga akan diubah. Dari batrei basah, menuju batrei kering  yang bisa digunakan sampai 0 persen.

“Jadi mobil bisa nempuh jarak 200 km sekali pengisian listrik,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.