Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Potensi Korsleting di Musim Hujan Lebih Tinggi, Begini Langkah PLN Kudus

MURIANEWS.com, Kudus – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus mengimbau kepada pelanggan agar tetap berhati-hati terhadap  kebakaran yang disebabkan karena jaringan listrik.

Pasalnya, di musim kemarau ini banyak kebakaran yang disebabkan korsleting listrik. Hanya, jumlah ini dimungkinkan akan terus bertambah di musim hujan. Ini lantaran di musim hujan potensi korsleting listrik semakin tinggi.

Manager PLN UP3 Kudus Darmadi mengatakan, saat musim kemarau seperti sekarang pengaruh cuaca tidak sensitif untuk mengakibatkan korsleting listik. Hal ini berbeda, ketika saat musim penghujan.

“Kalau dari sisi PLN pengaruh cuaca kering tidak sensitif ini, berbeda dengan cuaca basah,” katanya disela-sela acara multi stakholder di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (14/10/2019).

Ia menjelaskan, saat musim hujan jaringan listrik mudah terjadi korsleting. Karenanya PLN akan memberikan perhatian serius pada jaringan listrik yang berpotensi korslet hingga menimbulkan api.

“Ini sebagai langkah agar tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama melakukan patroli saat hujan datang. Hal itu untuk meminimalisir kerusakan trafo ataupun jaringan ke rumah-rumah.

“Kita juga berusaha untuk meningkatkan respon komunikasi. Karena memang beda antara di kota dan pedesaan. Seperti di pedesaan jaringan mati tapi tidak lapor,” jelasnya.

Selain itu, ia berencana membuat personel siaga di masing-masing kecamatan. Tujuannya saat ada aduan, petugas bisa cepat bertindak. Dengan demikian, kejadian kebakaran saat musim penghujan karena jaringan listrik dapat ditekan.

“Harapnnya tidak ada kejadian konsleting saat musim penghujan. Karena saat musim penghujan jaringan listrik lebih sensitif menyebabkan kebakaran,” tandasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...