Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dicurhati Guru di Kendal Bergaji Rp 600 Ribu, Ganjar: Harusnya Rp 2,1 Juta

MURIANEWS.com, Kendal – Seorang guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Kendal bernama Asri (49) curhat kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Guru salah satu SD negeri ini menyebut jika sudah mengabdi selama 16 tahun dan hingga sekarang belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan bergaji sangat kecil.

Curhat ini terjadi ketika Ganjar menjadi keynote speaker seminar dalam rangka Pelantikan Kagama Cabang Kendal 2019-2024 di Gedung DPRD Kendal, Jumat (11/10/2019). Saat itu Ganjar ingin tahu siapa dari peserta yang merupakan guru tidak tetap (GTT) paling lama.

Dan akhirnya Asri mengangkat tangan. Dari perbincangannya dengan Ganjar juga diketahui jika gaji yang diterima Asri sangat rendah, yakni hanya Rp 600 ribu.

”Kalau dua tahun lalu Rp 400 ribu. Sekarang sudah naik jadi Rp 600 ribu,” kata Asri pada Ganjar.

Meski demikian, guru kelas dan muatan lokal ini mengaku tetap bekerja secara profesional meski gaji yang diterimanya sangat minim. Ia menyebut, semuanya ia lakukan demi bisa menularkan ilmu.

”Bagi saya, bisa memberikan ilmu kepada anak-anak secara profesional, meski kesejahteraan masih minim Pak. Yang penting, anak-anak selalu ingin sekolah tiap hari, seneng sekolah,” kata Asri.

Menanggapi curhatan Asri itu, Ganjar pun langsung meminta pada anggota DPRD Kendal yang hadir pada kesempatan itu untuk mendorong kesejahteraan GTT. Salah satunya dengan mengupayakan honor GTT setara dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

Karena, guru honorer SMA yang menjadi wewenang Pemprov Jateng pun sudah mendapatkan honor sesuai UMK.

”Minimal honornya sesuai UMK Kendal, yakni Rp 2,1 juta per bulannya. Semoga teman-teman DPRD Kendal bisa mengupayakan ini,” kata Ganjar.

Untuk memberi semangat Asri, Ganjar juga memberi hadiah kepada guru tersebut. Yakni uang senilai satu kali UMK Kendal.

“ Karena sudah memberi pelajaran integritas dan membuat para siswa senang, membuat sekolah menyenangkan, Bu Asri, saya beri hadiah satu kali UMK,” ujarnya.

Ganjar pun berharap, para alumni UGM yang tergabung dalam keluarga besar Kagama turut memberikan kontribusi kepada pemerintah Kabupaten Kendal maupun masyarakat baik di bidang pendidikan, sosial, kesehatan maupun ekonomi.

“Dulu, saat kita kuliah, bayarnya murah karena disubsidi banyak oleh negara. Dan kini, saatnya kita “membayar utang” dengan mengabdi kepada negara melalui pengabdian,” terangnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...