Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kemendagri Nobatkan Jateng Sebagai Provinsi Terinovatif

0 45

MURIANEWS.com, Semarang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menobatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai provinsi paling inovatif 2019. Penghargaan ini diserahkan dalam Innovative Government Award 3 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/10/2019) malam tadi.

Penghargaan itu diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dengan penghargaan ini, Provinsi Jateng bahkan mampu mengalahkan DKI Jakarta dan Jawa Barat dalam tiga kategori penilaian sekaligus yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri.

Ada lima cluster atau kategori dalam Innovative Government Award 3 tersebut yakni cluster  Provinsi Terinovatif, Kota Terinovatif, Kabupaten Terinovatif, Daerah perbatasan Terinovatif dan Daerah Tertinggal Terinovatif. Total ada 32 Pemda peraih penghargaan dengan penilaian utama Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Publik dan Layanan Lainnya.

Untuk cluster Pemerintah Provinsi Terinovatif, Jawa Tengah berhasil menjadi yang terbaik disusul Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta dan Riau. Sementara untuk cluster Kota Terinovatif diraih Kota Denpasar. Untuk Kabupaten Banyuwangi berhasil menjadi Kabupaten Terinovatif.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menyebut jika secara kuantitas inovasi yang dilakukan pemerintah naik menjadi 217 persen, namun peraih penghargaan masih seputrar daerah yuang sama. Bahkan menurut dia, ini juga terjadi pada even-even lain yang digelar kementeriannya.

Karena pada  2018 ada 3718 inovasi, sementara tahun 2019 sebanyak 8014 inovasi dilahirkan.

“Ada banyak lembaga yang menyelenggarakan seperti ini. Tapi 80 persen yang menang sama. Jawa Tengah, Jawa Barat untuk provinsi, Banyuwangi untuk kabupaten,” katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com.

Dia berharap pemerintah daerah lain semakin semangat melakukan pembaruan-pembaruan terutama di bidang tata kelola pemerintahan dan layanan publik. Filosofinya yang harus dikedepankan yakni memangkas biaya, jalur birokrasi dan waktu, serta smart government.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyebut tiga folosofi yang dicanangkan Mendagri itu telah diterjemahkan dalam pelayanan Mudah, Murah dan Cepat. Dia mengatakan intisari dari tiga pelayanan itu adalah akuntabilitas dan transparansi.

“Dengan seperti itu banyak hal kita peroleh karena semua yang kita lakukan bisa dipertanggungjawabkan, sumberdaya manusia semakin baik dan yang paling penting adalah masyarakat terlayani dengan baik,” kata Ganjar.

Ganjar berharap daerah-daerah yang selama ini jadi yang terbaik dalam berbagai penghargaan dijadikan role model, baik dalam bidang tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan, inovasi layanan publik maupun sistem kepemimpinan.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.