Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jelang Pembahasan RAPBD, Plt Bupati Kudus: OPD Jangan Main Mata dengan Oknum Dewan

MURIANEWS.com, Kudus – Plt Bupati Kudus HM Hartopo menekankan pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kudus agar tidak main-main dalam penyusunan RAPBD 2020 mendatang. Apalagi, berani untuk main mata dengan oknum anggota dewan supaya bisa meloloskan program.

“(OPD) jangan sampai ada yang main dengan oknum dewan. Itu akan merugikan diri sendiri,” tegasnya ketika dikonfirmasi media usai memimpin Rapat pimpinan di Command Center, Senin (7/10/2019).

Hartopo sendiri mengakui ada kemungkinan praktik main mata dengan oknum anggota dewan. Terutama terkait pemotongan anggaran ataupun penambahan anggaran pada sebuah OPD.

“Sedikitpun jangan bermain-main dengan anggaran,” katanya.

Jika tertangkap basah, ia berjanji akan memberikan sanksi berupa penghentian program yang dianggap menyalahi aturan. Apalagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menjelaskan persoalan pemotongan atau penambahan anggaran tak boleh lebih dari 10 persen.

“Jadi ikuti aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Hartopo beralasan, jika terjadi pemotongan anggaran yang berlebihan, maka akan menyulitkan OPD terkait. Terutama dalam pelaksanaan progam. Hingga akhirnya tidak berjalan secara maksimal. “Karena anggarannya dipotong. Padahal sudah sesuai skala prioritas,” ujarnya.

Bagi OPD yang telah meminta anggaran juga ditekankan untuk melaksanakannya. Hartopo mewanti-wanti agar tidak bermain aman. “Jangan takut melaksanakan progam dengan anggaran yang sudah diminta, asal pelaporannya jelas,” katanya.

Jika tidak, tentu ada catatan khusus bagi OPD. Ia menilai, jika hanya bermain aman saja, OPD berarti malas untuk melakukan pekerjaannya. “Lakukan terobosan, jika baik tentu akan di dukung, jangan malas menjalankan programnya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...