Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lima Pengawas Pemilu di Grobogan Terima Santunan Kecelakaan Kerja

0 56

MURIANEWS.com, GroboganSebanyak lima pengawas yang bertugas pada Pemilu 2019 lalu mendapat santunan kecelakaan kerja dari Bawaslu Pusat. Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan Fitria Nita Witanti secara simbolis menyerahkan santunan pada perwakilan penerima di kantornya, Rabu (2/10/2019).

Fitria menyatakan, dari data yang dimiliki, sebenarnya ada 12 pengawas yang sakit usai melaksanakan tugas pengawasan Pemilu. Pihaknya kemudian mengusulkan 12 nama tersebut untuk mendapatkan santunan dari Bawaslu Pusat.

Namun, setelah diverifikasi persyaratan administrasinya, hanya lima orang saja yang disetujui untuk mendapatkan santunan. Mereka ini terdiri dari satu pengawas pemilu kelurahan dan desa (PPKD) dan empat pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).

“Tiap orang mendapatkan santunan sebesar Rp 8.250.000. Santunan tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima,” jelas Fitria pada wartawan.

Sebelum menyerahkan santunan, Fitria didampingi komisioner Bawaslu sempat menggelar konferensi pers mengenai hasil pengawasan Pemilu 2019.  Fitria menjelaskan, pihaknya mendapati lima dugaan pelanggaran, baik itu laporan dari masyarakat maupun hasil temuan Bawaslu sendiri.

Lima dugaan tersebut, tiga diantaranya merupakan pelanggaran pidana pemilu dan dua lainnya pelanggaran administrasi pemilu. Meski begitu, kasus tersebut tidak berlanjut lantaran tidak terbukti dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Gakkumdu.

Pihaknya mengapresiasi adanya pasrtisipasi masyarakat yang menyampaikan satu laporan dugaan pelanggaran pada Pemilu kemarin. Apresiasi diberikan karena pada penyelenggaraan Pilgub 2018 dan Pilkada 2015 lalu, tidak ada satupun laporan dari masyarakat yang masuk ke Bawaslu.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.