Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelayanan di RSUD Soewondo Dikeluhkan, SHEEP Indonesia: Seperti Gunung Es

 

MURIANEWS.com, Pati – Keluhan atas pelayanan RSUD RAA Soewondo Pati, ternyata tidak hanya dialami oleh Nur Janah, warga Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Pati. Ternyata banyak warga yang mengeluhkan pelayanan di rumah sakit pelat merah itu.

Staf Bidang Advokasi Yayasan Society for Health, Education, Environment and Peace (SHEEP) Indonesia Husaini mengatakan, keluhan atas RSUD Soewondo sudah ibarat gunung es. Yakni yang tidak tampak di permukaan jauh lebih besar.

Pihaknya pun mengaku sering mendengar dari warga terkait keluhan tersebut.

“Saya sudah sering mendengar tentang keluhan dan ketidaknyamanan seperti itu sudah lama. Sampai saat ini sepertinya ketidakpuasan atas pelayanan RSUD RAA Soewondo belum mereda,” katanya, Rabu (2/10/2019).

Aktivis dari lembaga yang konsen dalam kesehatan dan lingkungan itu juga mengaku mengikuti pemberitaan berkaitan pengalaman Nur Janah. Dia menilai, Nur Janah baru mendapat pelayanan sesuai harapan setelah didampingi sejumlah pihak.

Dirinya khawatir jika pola pelayanan seperti itu tetap berlangsung, maka keluhan dan komplain atas pelayanan akan terus bermunculan.

“Terlepas ada persyaratan yang belum terpenuhi bagi warga miskin yang berobat, kasus Bu Nur Janah harus menjadi refleksi bagi rumah sakit. Faktanya memang saat itu tidak bisa dilayani dan tanpa penjelasan yang dapat memahamkan dan diterima dengan baik oleh pasien,” terangnya.

Menurutnya, keluhan atas pelayanan RSUD juga kerap ditemui dirinya di media sosial. Terutama ketidakpuasan atas pelayanan yang berkait warga miskin. Keluhan relatif beragam, mulai dari pelayanan yang tidak humanis atau dibentak hingga dipingpong.

Baca: Tak Punya Jamkesda, Janda Miskin di Pati Ditolak RSUD

Sejauh ini saluran atas keluhan telah disediakan RSUD, tetapi pihaknya tidak yakin ditindaklanjuti serius. Mengingat, komplain atas pelayanan yang tidak humanis masih saja terjadi.

Kondisi itu disebut Husaini sebagai persoalan. Mengingat, RSUD yang merupakan tempat layanan kesehatan pemerintah dan terakreditasi paripurna serta berpredikat bintang lima.

“Rumah sakit bintang lima seharusnya mengedepankan pelayanan. Jadi, harus ada yang diubah secara total dari cara RSUD melayani masyarakat,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...