Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Geruduk Balai Desa, Warga Undaan Lor Tuntut Kades Kembalikan Dana P3A

MURIANEWS.com, Kudus – Belasan warga Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan menggeruduk Balai Desa Undaan Lor, Selasa (1/10/2019). Mereka meminta transparasi dana sebesar Rp 368 juta yang diduga dipinjam oleh kepala desa. Mereka juga menuntut kepala desa untuk segera mengembalikan uang tersebut.

Salah satu warga Rifan Hami mengatakan, kedatangan ia bersama dengan sejumlah warga lainnya adalah untuk mempertanyakan transparasi dana yang diduga dipinjam oleh Kepala Desa Undaan Lor Edi Pranoto. Dana itu merupakan dana milik masyarakat yang diperuntukkan untuk petani setempat.

“Dana itu milik Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A). Jumlahnya sebesar Rp 368 juta. Kami minta segera dikembalikan,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (1/10/2019).

Ia mengatakan, awalnya dana tersebut secara pribadi dipinjam oleh Kepala Desa Undaan Lor. Kala itu, sang kepala desa berjanji akan mengembalikan dana tersebut. Hanya, sampai dengan saat ini belum ada kunjungan kejelasan.

“Oleh karena itu, kami minta penjelasanya dari pemerintah desa,” katanya.

Rifan juga mengaku kecewa atas sikap sang kepala desa tersebut. Itu lantaran sang kepala desa terkesan meninggalkan warga yang telah menunggu di kantor balai desa dengan dalih ada acara di luar.

“Pak lurah belum pernah menemui kita. Justru seolah ndak mau ketemu. Kami ya kecewa karena tidak ada itikad baik. Ada apa ini?” keluhanya.

Senada juga diungkapkan oleh Sunaryo Wakil Ketua BPD Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan. Kedatangannya meminta klarifikasi terkait masalah keuangan tersebut. Karena batas akhir pembayaran dijanjikan pada bulan Juli. Namun hanya hingga kini bekum ada jawaban.

“Dulu pak kades sudah pernah dilaporkan kepada Polres tekait uang Rp 368 juta yang dipinjam. Saat itu, pak kades berjanji akan mengembalikan uang  tersebut sebelum batas akhir menjadi kepala desa. Sehingga kami ke sini ingin menanyakan,” pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...