Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Saat Hamil Muda

0 78

MURIANEWS.com – Memasuki masa kehamilan tentu menjadi hal yang paling ditunggu dan mendebarkan, terlebih jika kita baru memasuki masa-masa hamil muda. Untuk memastikan kita dan kandungan tetap sehat, menjaga kesehatan tentu perlu dilakukan. Pada masa awal kehamilan atau hamil muda, banyak juga terjadi perubahan yang bisa berakibat langsung terhadap kesehatan.

Tubuh melakukan banyak penyesuaian dengan beberapa hormone yang berubah ketika kita hamil. Hal ini bertujuan agar janin bisa berkembang secara normal dan sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan saat hamil muda?

1. Mengatasi perubahan dan gangguan saat hamil

Ketika masa awal kehamilan, kita akan mengalami banyak perubahan fisik yang berdampak pada kesehatan. Misalnya mual-mual, muntah, dada terasa nyeri, lebih sering buang air kecil, cepat merasa lelah, sering mengalami pusing, kesulitan buang air besar, dan selalu ingin makan di luar kebiasaan atau biasa disebut dengan ngidam.

Perubahan fisik tersebut dapat diatasi dengan lebih banyak minum air dan jika bisa diselingi dengan minuman jahe. Agar mencegah sembelit ketika hamil muda, kita harus membatasi makan makanan yang digoreng, pedas, serta tidak minum minuman bersoda. Lalu untuk mengatasi rasa pusing, jangan berdiri terlalu atau mengubah posisi awal secara tiba-tiba. Cobalah untuk istirahat dengan berbaring ke arah kiri agar membantu menghilangkan rasa pusing.

2. Hindarilah rokok, minuman beralkohol, dan minuman berkafein

Saat hamil, hidung kita akan menjadi lebih sensitif dari biasanya. Jadi, cobalah untuk menhindari asap rokok. Selain itu asap rokok juga bisa menyebabkan risiko kesehatan seperti bayi prematur, mengalami keguguran, serta plasenta mengalami masalah. Menghindari mengonsumsi minuman beralkohol juga perlu dilakukan agar bayi tetap sehat dan cerdas.

Selain itu sebagai ibu kita juga harus mengurangi minum minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi. Hal tersebut dilakukan agar bayi terhindar dari risiko keguguran dan beragam masalah lainnya yang bisa menyerang janin.

3. Mengendalikan perasaan agar tidak emosional

Adanya perubahan hormon, berpengaruh juga terhadap kondisi emosional kita saat hamil. Pada masa ini kita akan merasa cepat senang dan gembira, namun kita juga akan menjadi lebih mudah sedih dan gelisah. Seorang ibu hamil juga kadang cemas memikir janin dalam kandungan, proses persalinan, hingga cara merawat dan mengasuh anak.

Sebaiknya perubahan emosi dan kegelisahan yang kita alami harus dikendalikan. Cobalah bercerita kepada pasangan atau keluarga dekat mengenai apa yang kita rasakan. Namun jika perubahan emosi lebih ekstrim dari biasanya cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter atau mendatangi seorang psikolog.

4. Waspada terhadap gangguan yang terjadi pada masa kehamilan

Menjaga kesehatan saat hamil dilakukan agar janin bisa tumbuh dengan sehat. Namun apabila kita mengalami gejala-gejala yang tidak normal pada tubuh kita sendiri atau pada kandungan, sebaiknya kita pergi ke dokter untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini dilakukan agar dokter bisa melakukan diagnosa dan memberi penanganan yang tepat. Jika kita tidak waspada terhadap gangguan tersebut bisa membahayakan keselamatan diri dan janin.

Amati kondisi perubahan pada tubuh seperti nyeri saat buang air kecil, perdarahan disertai rasa nyeri pada perut, dan mengalami gejala demam. Umumnya gejala muntah-muntah akan intens pada masa awal kehamilan saja, pada usia 12 hingga 14 minggu gejala mual sudah mulai berkurang. Namun jika masih terasa mual dalam jangka waktu yang lama sebaiknya hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Menggunakan asuransi melahirkan sebagai perlindungan

Saat hamil kita memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi. Mulai dari bayi lahir prematur hingga keguguran. Hal tersebut tentu sangat ditakutkan oleh seluruh ibu, padahal kesehatan seorang ibu juga bisa terancam. Oleh karena itu kita memerlukan sebuah langkah perlindungan dan pencegahan, salah satunya adalah menggunakan asuransi kesehatan.

Perusahaan asuransi saat ini sudah mampu memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Oleh karena itu jika terjadi sebuah risiko yang berbahaya ibu hamil bisa dirawat dengan fasilitas yang lengkap dan berkualitas. Tentu saja untuk melahirkan bayi yang sehat, kita sebagai ibu juga harus dalam kondisi sehat. Oleh karena itu fasilitas dan dukungan asuransi yang bagus harus kita manfaatkan dengan baik.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.