Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Digeruduk Ratusan Mahasiswa, DPRD Jepara Janji Sampaikan Aspirasi

0 158

MURIANEWS.com, Jepara – Pimpinan DPRD Jepara memastikan akan menyampaikan aspirasi para mahasiswa Jepara yang melakukan aksi demonstrasi, Jumat (27/9/2019). Melalui selembar nota kesepakatan, Pimpinan DPRD Jepara menjamin tentang hal itu.

Sekitar 150-an mahasiswa dari BEM Unisnu dan PMII Jepara, menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jepara. Mereka membawa sejumlah spanduk dan aneka poster penolakan terhadap RUU-KUHP, yang saat ini tengah menjadi isu besar nasional.

Mereka menyatakan penolakan terhadap pasal-pasal kontreversial yang termuat dalam RUU-KUHP. Selanjutnya mereka juga menuntut agar DPR RI menguatkan tugas pokok dan fungsi KPK secara independen dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Mahasiswa juga mendesak agar pemerintah bersikap bijak namun tegas dalam menyelesaikan persoalan bangsa Indonesia. Kepada DPRD Jepara, mereka meminta agar tuntutan itu disampaikan kepada DPR RI dalam waktu 2 x 24 jam.

“Kami minta bukti pengiriman berkas atas aspirasi kami paling lambat Selasa 1 Oktober 2019. Kami menunggu kesungguhan DPRD Jepara,” ujar Ahmad Siradjul Munir, Ketua PMII Jepara.

Anggota DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghozali (PPP) dan Nurudin Amin (Gus Nung) menjadi dua orang dari parlemen Jepara yang menemui para demonstran. Mereka ditemani Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, dan Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto.

AKBP Arif Budiman menyatakan pihaknya mempersilahkan para mahasiswa menyampaikan aspirasinya melalui aksi demonstrasi. Namun harus memperhatikan aturan dan kepentingan masyarakat yang lain.

“Menyampaikan pendapat dijamin oleh negara. Namun hak itu juga harus dilakukan dengan cara-cara yang elegan tanpa menganggu kepentingan umum atau kepentingan masyarakat lain. Aksi seperti ini harus bisa berjalan damai tertib dan aman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Imam Zusdi Ghozali yang merupakan calon Ketua DPRD Jepara, menegaskan dirinya bertanggung jawab mengenai penyampaian aspirasi ke DPR RI. Imam Ghozali bahkan membubuhkan tanda-tangannya dalam nota kesepakatan yang disodorkan oleh para mahasiswa.

“Saya bertanggung jawab. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada DPR RI seperti yang diinginkan oleh teman-teman mahasiswa. Saya setuju dengan apa yang dilakukan oleh para mahasiswa,” ujar Imam Zusdi Ghozali.

Aksi mahasiswa Jepara berlangsung sekitar dua jam di depan Gedung DPRD Jepara. Polres Jepara menutup ruas Jalan Pemuda Jepara, dan mengalihkan arus lalu lintas. Setelah berhasil meminta tanda tangan Imam Zusdi Ghozali mereka akhirnya membubarkan diri.

Seperti pada saat tiba di Gedung DPRD Jepara, para mahasiswa mendapatkan pengawalan dari Polres Jepara. Mereka dikawal hingga ke Kampus Unisnu Jepara, yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.