Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gelar Manaqiban, FPK Doakan Tamzil Menangi Praperadilan Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan di Kudus

MURIANEWS.com, Kudus – Forum Penyelamatan Kudus (FPK) menggelar manaqiban di makam Sidomukti Sosrokartono di Desa Kaliputu Kecamatan Kota, Kamis (26/9/2019) malam. Manaqiban yang dihadiri puluhan orang itu berlangsung khidmat. Mereka mendoakan agar Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil kembali pimpin Kudus.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah warga yang tergabung dengan FPK itu terlihat memutar mengelilingi ingkung yang telah disediakan. Ada sebanyak 11 ingkung yang disediakan dari pihak FPK.

Koordinator FPK Mbarsidi mengatakan, 11 ingkung ayam yang disediakan berdasarkan jumlah hitungan weton Bupati Tamzil. Harapannya, dengan doa dan sodaqoh ingkung ini, Tamzil bisa segera kembali dan lepas dari jeratan hukum dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus.

“Ingkungnya jumlahnya 11, kalau yang hadir ada sebanyak 25 orang. Mereka dari masyarakat sekitar,” katanya.

Ia mengatakan, melalui acara tersebut ia berharap Bupati Kudus Tamzil agar segera dibebaskan sebagai tersangka kasus korupsi. Apalagi, Tamzil saat ini sedang mengajukan praperadilan. Ia optimistis Tamzil akan segera bebas.

“Harapannya Pak Tamzil segera kembali memimpin Kudus,” harapnya.

Seperti diketahui, Bupati Kudus (nonaktif) HMTamzil yang ditahan atas kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Tamzil pun saat ini tengah mengajukan preperadilan untuk membatalkan status tersangkanya oleh KPK.

Tamzil dalam kasus itu disangka telah melakukan korupsi jual beli jabatan di pemkab Kudus. Tamzil tak sendiri, dua tersangka lain yang penahanannya juga diperpanjang, yakni Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto dan Plt Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan.

Tiga tersangka tersebut, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Dalam kasus ini, Tamzil diduga meminta meminta staf khususnya, Agus Soeranto, mencarikan uang sebesar Rp 250 juta untuk menutupi utang pribadinya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...