Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

BPR BKK Jepara Ditarget Raup Laba Rp 11 Miliar

MURIANEWS.com, Jepara – Sebagai salah satu bank milik daerah, PD BPR BKK Jepara diminta terus berkontribusi menghidupkan sektol riil di Kabupaten Jepara. Kontribusi itu di antaranya yakni dengan memberikan kemudahan kredit kepada pedagang kecil dan pelaku UMKM.

Direktur Utama BPR BKK Jepara  M Basri menyebut, tahun 2019 ini target bisa meraup laba BPR sebesar Rp11 miliar. Pertumbuhan aset BPR BKK Jepara juga meningkat.

Pada Agustus 2018, BPR BKK Jepara mencatat pertumbuhan aset sampai Rp 270 miliar. Jumlah asset tersebut meningkat selama setahun terakhir. Memasuki Agustus 2019 ini aset BPR BKK Jepara sudah mencapai Rp 330 miliar. Sementara untuk tabungan, saat ini BPR BKK Jepara memiliki lebih dari 16 ribu nasabah.

“Namun demikian, kami juga harus katakan, untuk kredit lajunya masih belum begitu kencang. Meski demikian tetap ada peningkatan. Jadi pada 2016 untuk kredit yang kami salurkan mencapa sekitar Rp 133 miliar, lalu meningkat menjadi Rp 209 milyar pada 2018,” katanya, Kamis (26/9/2019).

BPR BKK Jepara sendiri merupakan lembaga keuangan yang sahamya dimiliki oleh Pemkab Jepara dan Pemprov Jawa Tengah. Deviden yang diperoleh akan dibagikan secara proporsional dengan dua pihak tersebut.

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi berharap BPR BKK Jepara bisa lebih berkontribusi dalam usaha pemberdayaan UMKM. Ia menilai, UMKM dan para pedagang kecil di pasar sejauh ini menjadi sektor yang paling kuat dan bisa bertahan di tengah terpaan krisis ekonomi global.

Pemkab Jepara selama dua tahun terakhir memang tidak memberikan tambahan penyertaan modal di BPR BKK. Namun diharapkan BPR BKK Jepara tetap bisa terus berkembang besar.

“Dengan aset yang sudah ada, mohon dibesarkan dan terus dikembangkan. Ternyata tidak hanya Pemkab Jepara yang tidak menambah penyertaan modalnya, tetapi dari pemprov juga tidak menambah penyertaan modalnya,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...