Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wakil Ketua KPK Sebut Jateng Bersyukur Punya Gubernur Ganjar, Ini Alasannya

0 2.295

MURIANEWS.com, Solo – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata memberi selamat kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selamat diberikan karena Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi dengan pengawasan penyelenggaraan pemerintah terbaik nasional.

Penghargaan ini diserahkan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo kepada Ganjar dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) 2019 di the Sunan Hotel Solo, Rabu (25/9/2019).

Penghargaan ini diberikan salah satunya karena Jateng telah berhasil melakukan inovasi dalam sistem pengawasan. Yakni berupa sistem informasi manajemen pengawasan online di Inspektorat.

Alexander Marwata yang hadir dalam rakor ini pun menyebut, jika pengawasan pemerintahan di Jateng menjadi terbaik juga karena komitmen Ganjar dalam memberantas korupsi.

“Banyak daerah lain Inspektorat tidak difungsikan dengan baik. SDM yang dipilih juga yang sesuai selera pimpinan. Namun di Jateng, Inspektoratnya pasti bagus-bagus, karena komitmen pimpinannya jelas dalam hal memberantas korupsi. Bersyukur Jateng punya Pak Ganjar dan Solo ini punya pak Rudy,” katanya.

Ia menilai, dalam hal pemberantasan korupsi komitmen kepala daerah memang sangat penting. Karena kepala daerah merupakan kunci dalam persoalan integritas ini.

“Kalau kepala daerahnya komitmen, tentu Inspektoratnya juga akan bekerja dengan baik, melakukan pengawasan yang independen dan obyektif,” ujarnya.

Selain Jateng, Kemendagri juga memberikan pengharagana kepada provinsi lain. Yakni Gorontalo sebagai terbaik kedua, Jawa Timur sebagai terbaik ketiga, dan Jabar serta DIY sebagai terbaik keempat dan kelima.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyebut kinerja Inspektorat Jateng sudah membuahkan hasil. Meski demikian menurut dia, penghargaan ini harus menjadi cambuk untuk meningkatkan kinerja.

Ganjar pun membenarkan bahwa tidak semua daerah di Indonesia serius dalam melakukan pengawasan. Untuk itu dirinya mengusulkan, agar inovasi dari lima provinsi yang mendapat penghargaan ini dibawa ke Kementerian Dalam Negeri sebagai role model.

“Saya usulkan yang terbaik-terbaik ini dikumpulkan jadi satu di Kementerian. Suruh seluruh daerah melaksanakan, sehingga semua memiliki standar yang sama. Mudah-mudahan ini menginspirasi daerah lain untuk berkomitmen mencegah korupsi,” pungkasnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.