Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Usulkan Dua Jalur Ini Jadi Penghubung Bandara NYIA ke Borobudur

0 843

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah mengusulkan dua jalur untuk menjadi jalan penghubung antara Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) ke Borobudur. Dua jalur itu yakni Bedah Menoreh di Kulonprogo dan Jalur Purworejo-Magelang.

Menurutnya, pemanfaatan dua jalur itu lebih efektif, ketimbang harus membuat jalan baru.

“Saya sih minta agar dua jalur itu yang digunakan. Memanfaatkan eksiting yang sudah ada menurut saya itu lebih gampang,” kata Ganjar, Senin (23/9/2019).

Selain lebih mudah, penggunaan dua jalur itu sebagai akses para turis menuju Borobudur juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

Dampak positifnya menurut dia, masyarakat yang ada di dua jalur itu yakni masyarakat Kulonprogo dan Purworejo dapat ketiban berkah dari para wisatawan yang datang.

Mereka lanjut Ganjar dapat menawarkan produk kerajinan maupun kuliner dan produk unggulan lainnya kepada para turis. Tidak menutup kemungkinan, para turis yang turun ke bandara dan hendak ke Borobudur, tertarik dengan sejumlah makanan, kerajinan tangan dan produk apapun yang ditawarkan masyarakat.

“Nanti Kulonprogo dan Purworejo kan bisa bersinergi, menjajakan tempat-tempat pariwisata ataupun produk pariwisata yang menarik yang ada di daerah itu. Misalnya kulinernya, kerajinan tangannya dan destinasi lain yang menarik,” ujarnya.

Terkait konektivitas Bandara NYIA dengan Borobudur, Ganjar menerangkan bahwa hal tersebut menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Beberapa kali, pihaknya diundang rapat terkakti penyiapan infrastruktur dan amenitas untuk pengembangan kawasan Borobudur.

“Kementerian PUPR sudah menawarkan, apakah mau buat jalan baru atau pakai eksiting yang sudah ada. Kami usulkan pakai yang sudah ada saja, yakni di Bedah Menoreh dan jalur Purworejo. Kan tinggal diperlebar ruasnya, lebih cepat dan gampang,” terangnya.

Meski begitu, jika usulan itu disepakati, maka pemerintah pusat lanjut dia meminta agar daerah ikut membantu. Pemerintah daerah diminta untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan untuk proses pelebaran jalan itu. “Pasti, kami siap bantu proses pembebasan lahannya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.