Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tunggu Bisikan Mbah Pani, Tak Ada Ritual Khusus Bongkar Liang Tapa Pendem

MURIANEWS.com, Pati – Pembongkaran tempat pertapaan Supani (63) atau Mbah Pani, warga Desa Bendar RT 3 RW 1, Kecamatan Juwana, Pati, yang melakukan tapa pendem ternyata tidak ada ritual khusus. Keluarga hanya menunggu bisikan atau perintah dari Mbah Pani.

Ngadino, adik ipar Mbah Pani mengatakan, sebagaimana pengalaman tapa pendem sebelumnya, memang tidak ada ritual tertentu saat pembongkaran tempat pertapaan itu.

“Kalau keluarga sudah dapat bisikan jam berapa, pada jam itu pula akan langsung dibongkar,” katanya, Jumat (20/9/2019).

Dia juga menambahkan, tidak semua keluarga mendapatkan bisikan dari Mbah Pani. Biasanya, hanya istrinya saja, yakni Sri Khumaidah yang sering kali mendapatkan bisikan jika Mbah Pani membutuhkan sesuatu.

“Kalau di sini, ya istrinya. Kemudian istrinya memberikan kabar pada keluarga,” ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk pembongkaran sendiri, biasanya memang langsung dilakukan penggalian. Keluarga mencangkul tanah lalu membuka peti yang di dalamnya digunakan untuk bertapa Mbah Pani.

“Kalau dulu setelah dibuka (tempat pertapaannya), Mbah Pani langsung berjalan sendiri. Badannya juga sehat,” ungkapnya.

Baca: Sebelum Jalani Tapa Pendem Mbah Pani Puasa 40 Hari

Pantauan di lokasi, kini rumah Mbah Pani yang dijadikan lokasi tapa pendem sudah penuh dengan warga. Orang dari berbagai daerah datang karena penasaran dengan kondisi Mbah Pani setelah menjalankan tapa pendem selama lima hari.

Pihak kepolisian dan Koramil juga mendatangi lokasi untuk menjaga keamanan agar tidak terjadi tindakan yang tak diinginkan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...